14:13 - Rabu, 23 Mei 2018
Minggu, 13 Mei 2018 | 18:07

Kabar ada Bom di Pasuruan Dipastikan Hoax

Pasuruan (wartabromo.com) – Beredar kabar, Pasuruan terdapat ancaman bom, menyusul rententan peristiwa ledakan bom pada 3 gereja di Surabaya. Kabar itupun, ditepis dan dipastikan hoax.

Kapolres Pasuruan AKBP Raydian Kokrosono memastikan kondisi Pasuruan masih aman. Ungkapan terdapat ancaman bom, atau bahkan telah terjadi ledakan bom di salah satu gereja di Pasuruan, dipastikan tidak benar.

Kepastian itu ditegaskan, setelah ia melakukan konfirmasi laporan terkait bom di Pasuruan ke jajarannya. Sehingga sampai saat ini kondisi Pasuruan, diyakini aman.

“Kejadian di Surabaya di tiga gereja ini, justru membuat kami waspada. Kami tingkatkan pengamanan di seluruh wilayah,” kata Raydian, saat melakukan pengecekan sakah satu gereja di Pandaan, Minggu (13/5/2018).

Pasuruan ini memiliki 41 gereja tersebar di 17 polsek di wilayah hukum Polres Pasuruan. Ia sudah perintahkan jajaran Polsek untuk meningkatkan pengamanan gereja di wilayahnya masing-masing.

“Kalau bisa diperkuat. Misal semula 1 menjadi 2 atau 3 bahkan 4,” imbuhnya.

Baca juga : [Terkait dengan Kasus Mako Brimob, Bom Surabaya Disebut Ajang Buka ‘Medan Perang’]

Raydian juga telah mewanti-wanti, kepada anggotanya untuk segera melapor bila menjumpai sesuatu yang mencurigakan, sehingga bisa langsung backup pengamanan. Selain itu, hal utama lain, yang telah dilakukan menyusul peristiwa bom Surabaya, adalah dengan memperkuat komunikasi dan kordinasi dengan institusi lain, seperti Kodim dan instansi pemerintahan.

Pada kesempatan itu, ia menyampaikan kepada pemuka gereja, pemuda gereja atau jemaat Gereja, untuk tidak takut atau merasa trancam terkait adanya ledakan pada tiga gereja di Surabaya. (man/ono)

Terkait dengan Kasus Mako Brimob, Bom Surabaya Disebut Ajang Buka ‘Medan Perang’

Ini Peran Muslimat NU Dalam Pembangunan Probolinggo