Satroni Juragan Kayu, Perampok Lukai Korban dan Lempar Bondet

293
perampok-probolinggo
ilustrasi / dok wartabromo

Wonomerto (wartabromo)–  Perampokan di sertai penganiyaan kembali terjadi di Probolinggo. Kali ini, kawanan perampok menyantroni rumah pasangan suami istri di Dusun Posong, Desa Patalan, Kecamatan Wonomerto Kabupaten Probolinggo Senin (10/3/2014) dini hari. Tak hanya melukai korbannya, para pelaku juga melempari bondet kepada warga yang sempat mengejarnya.

Berdasarkan informasi yang didapatkan wartabromo, tiga orang pelaku masuk ke dalam rumah dengan cara memecahkan kaca jendela di bagian depan. Selanjutnya, para pelaku menyeret pemilik rumah bernama Mat Ra’I (44) dan Sarti (35) dari dalam kamarnya.

Tak hanya itu, Pelaku juga mengancam pasangan suami istri tersebut untuk mengeluarkan harta benda yang disimpan oleh korban.Namun, Mat ra’i justru berusaha melawan sehingga ia langsung dibacok di bagian kepala dan  aniaya hingga mengalami luka serius pada bagian kepala dan wajah.

Saat korban mulai terkapar di lantai, para pelaku itu kemudian mengacak-ngacak kamar korban serta toko pracangannya. Hasilnya, para pelaku berhasil menggondol perhiasan emas senilai 7,8 juta serta puluhan bungkus rokok.

Muhabbi (40) adik korban yang rumahnya hanya berjarak 3 meter menuturkan, jika dirinya sempat mendengar pecahan kaca di rumah kakaknya tersebut, kemudian dia berusaha membangunkan warga sekitar.

Tak pelak, warga pun keluar rumah dan melakukan pengepungan di sekitar rumah korban. Namun,  kawanan perampok yang menjaga di luar rumah korban justru melempari para tetangga dengan batu yang sudah di bawa oleh pelaku.

“Semuanya berhasil kabur, perampok melempari kita dengan batu,”jelasnya.

Ketika melakukan pengejaran, bukan batu lagi yang di lempar oleh pelaku. Namun, dia melempar bondet ke arah kerumunan warga yang mengejarnya.

“Warga menghentikan pengejaran kepada pelaku. Karena sudah menghantam kami dengan bondet,”tutur Muhabi.

Kepala Desa Patalan Kecamatan Wonomerto Agus Sholeh menyebutkan, kalau perampokan itu diduga di lakukan oleh orang dekatnya. Sebab, pelaku bisa menghilang dari lokasi.

“Kemungkinan besar ada penunjuk jalannya ini mas,”kata Agus.

Kapolsek Wonomerto AKP Kusmidi menyebutkan, pihaknya masih berusaha mengumpulkan beberapa saksi dan pengejaran kepada pelaku.

“Kami masih mengumpulkan beberapa saksi dan pengejaran,”ujar Kapolsek. (rhd/yog)