Malik Haramain Desak Pemkot Probolinggo Tindak Tegas Diskotik Heaven

1079
Live show yang digelar Diskotik Heaven, Beejay Group diprotes. Pasalnya, dalam pertunjukan band pada Sabtu malam (06/08/2016) itu, para personel menggunakan atribut seragam pelajar sekolah dasar. Dok. WARTABROMO/Sundari AW

Mayangan (wartabromo) – Tak hanya MUI Kota Probolinggo yang mengecam diskotek Heaven Beejay Group terkait live show dengan penari latar memakai kostum sekolah dasar (SD) yang ditampilkan di tempat itu pada Sabtu (6/8/2016) itu. Anggota DPR RI dari PKB, Abdul Malik Haramain, juga angkat suara.

“Pemerintah Kota Probolinggo harus bertindak tegas karena live show itu telah mencoreng dunia pendidikan,” ujar pria yang duduk sebagai Wakil Ketua Komisi VIII DPR RI tersebut, Senin (8/8/2016).

Pria asli Probolinggo ini menyebut yang diperlihatkan dalam live show tersebut sangat tidak pantas. “Tidak sepantasnya atribut seragam pelajar sekolah dasar digunakan dalam pertunjukan itu, apa tidak ada kostum lainnya,” tandasnya.

Baca Juga :   Hendak Salip Truk, Bidan Asal Warungdowo Tewas Disruduk Pikap

Sebagiamana diberitakan, diskotik Heaven Beejay Group, Jalan dr Soetomo, menggelar live show dengan menyuguhkan penyanyi dan personil band yang mengisi acara tersebut menggunakan seragam pelajar sekolah dasar (SD). Seragam tersebut bahkan dipermak sedemikian rupa sehingga lekuk tubuh personil perempuan terlihat. Kesan seksi dan nakal pun kental terasa dari busana tersebut.

Pertunjukan yang menonjolkan sensualitas tersebut sebelumnya mendapat kecaman dari Majelis Ulama Indonesia setempat. Ketua MUI, Nizar Irsyad mengecam tindakan manajemen yang mengangkat tema seragam pelajar SD dalam live show-nya.

“Sangat melecehkan sekali itu. Tidak patutlah kalau seragam atau almamater sekolah dasar digunakan untuk pertunjukan yang sarat maksiat seperti itu,” katanya. (saw/fyd)