Tabrakan Bus Wisata dengan Minibus, Sopir Tewas

417

Dringu (wartabromo.com) – Sebuah bus pariwisata bertabrakan dengan minibus di jalur pantura Kabupaten Probolinggo, Rabu (21/12/2016) dini hari. Akibat kecelakaan tersebut, sopir minibus tewas seketika dan terjepit bodi mobil.

Evakuasi korban berlangsung dramatis, korban berhasil dikeluarkan satu jam kemudian setelah warga bersama polisi membongkar paksa bodi mobil.

Kondisi mobil minibus jenis panther nopol P1514 F yang dikemudikan oleh Hamid Baharisah, warga Situbondo, seluruh bodi mobil tampak hancur tak berbentuk. Sementara jasad Hamid masih terjepit di dalam bodi mobil.

IMG_20161221_150130Warga sekitar langsung berusaha mengeluarkan korban dari dalam mobil yang kondisinya ringsek. Minimnya peralatan membuat proses evakuasi berjalan lambat.

Warga baru berhasil mengeluarkan jasad korban setelah satu jam kemudian. Selanjutnya korban langsung dibawa ke rumah sakit setempat. “Korban terjepit bodi mobilnya sehingga kami cukup kesulitan untuk mengevakuasi korban,” tutur Ahmad, warga sekitar.

Kecelakaan bermula saat mobil minubus yang dikemudikan Hamid melintas di jalur pantura dari arah Surabaya menuju Situbondo. Tepatnya di Desa Kalisalam Kecamatan Dringu, diduga korban hendak mendahului kendaraan truk yang ada didepannya.

Namun naas pada saat yang bersamaan muncul bus pariwisata nopol N 7231 S yang dikemudikan Slamet Riyadi dari arah yang berlawanan. Akibatnya, kecelakaan pun tak dapat dihindarkan. Usai bertabrakan, bus pariwisata tujuan Surabaya ini langsung masuk ke parit. Beruntung seluruh penumpang dalam kedadaan selamat.

Satlantas Polres Probolinggo langsung melakukan olah TKP, guna memastikan penyebab kecelakaan. Akibat kejadian tersebut, jalur pantura Probolinggo – Situbondo mengalami kemacetan panjang sejauh dua kilo meter.

“Dugaan sementara pengemudi minibus mengantuk, sehingga mengalami kontra dengan bus pariwisata. Korban meninggal dunia di TKP,” kata Kanit Laka Polres Probolinggo Ipda. Siswandi. (saw/fyd)