Koran Online 26 Maret : Truk Tronton Terbakar Hebat Hingga Seorang Bocah Tenggelam

597

Beragam peristiwa kami sajikan pada tanggal 25 Maret 2018 melalui laman media online wartabromo. Ragam berita menarik kini kami sajikan untuk kembali anda baca sebagai kemasan koran online edisi Senin (26/3/2018). Mulai dari Truk Tronton Terbakar Hebat, hingga Asik Mandi di Sungai, Seorang Bocah Hilang. Simak selengkapnya :

  1. Sebuah Truk Tronton Terbakar Hebat di Jalanraya Purwodadi

Purwodadi (wartabromo.com) – Sebuah truk tronton terbakar di jalan raya Purwodadi, Kabupaten Pasuruan. Belum diketahui adanya korban maupun penyebab kebakaran.

Truk tronton tersebut terbakar tepat di depan pusat oleh-oleh bakpao telo, terjadi diperkirakan pukul 23.30 WIB, Sabtu (23/3/2018). Terlihat api membakar seluruh badan truk. Angin yang berhembus cukup kencang, seakan membuat kobaran api kian membesar. Simak Selengkapnya.

 

  1. Tuntut Perbaikan, Warga Bayeman Bercocok Tanam di Tengah Jalan Rusak

Pasuruan (wartabromo.com) – Warga Desa Bayeman, Kecamatan Gondangwetan, Kabupaten Pasuruan, menggelar aksi tanam pohon pisang dan sebar benih jagung di tengah jalan. Mereka resah dan menuntut agar jalan rusak di desa mereka segera diperbaiki.

Puluhan warga baik laki-laki maupun perempuan, terlihat berkerumun hingga menutup akses jalan utama menuju pemukiman. Bak kegiatan kerja bakti, menggunakan cangkul dan alat tanam lainnya, mereka ramai-ramai menanam pohon di tengah jalan. Disamping menanam pohon pisang, beberapa lainnya, tampak menutup lubang jalan, sedangkan seorang perempuan, menebar benih jagung di jalan, hingga mirip kegiatan bercocok tanam itu. Simak Selengkapnya.

 

  1. Asik Mandi di Sungai Gembong, Seorang Bocah Hilang

Pasuruan (wartabromo.com) – Seorang bocah berusia 10 tahun, dilaporkan hilang di sungai Gembong, Kota Pasuruan, Minggu (25/3/2018). Ia hilang saat bermain di dalam sungai bersama empat kawannya.

Kepala BPBD Kota Pasuruan, Yanuar menyebutkan, peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 11.30.WIB. Saat itu, kelima bocah tersebut tengah bermain dan mandi di dalam sungai.

Kelima bocah kemudian menggunakan batang pohon pisang, terus menikmati permainan dalam air. Tapi tanpa diduga-duga, mereka terseret arus kencang dan terlepas dari batang pohon, yang dijadikan permainan perahu-perahuan waktu itu. Simak Selengkapnya.

 

  1. Lambat Serahkan Desain, APK di Probolinggo Belum Terpasang

Probolinggo (wartabromo.com) – Pemasangan alat peraga kampaye (APK) Pemilihan Bupati (Pilbup) Probolinggo mengalami keterlambatan. Selain masih proses tender, juga dikarenakan pasangan calon (Paslon) terlambat menyerahkan desain alat peraga kampanye ke KPU.

Ketua KPU Kabupaten Probolinggo, M. Zubaidi, menuturkan ada beberapa faktor yang mengakibatkan keterlambatan pencetakan APK. Salah satunya pada proses awal proses penyerahan desain APK. Ada keterlambatan penyerahan desain APK, yang seharusnya diserahkan pada tanggal 17 Februari 2018, ternyata diserahkan pada Maret. Artinya tim Paslon menyerahkan desain melebihi batas yang telah di tentukan. Simak Selengkapnya.

 

  1. Investasi di Probolinggo Terganjal RTRW

Probolinggo (wartabromo.com) – Investasi di beberapa sektor, terganjal Peraturan Daerah (Perda) tentang Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW) Kabupaten Probolinggo. Akibatnya banyak investor harus balik kanan karena Perda RTRW, yang saat ini dinilai usang.

Adanya investor yang hengkang karena terganjal Perda RTRW, diakui oleh Kepala Dinas Perizinan Terpadu Satu Pintu (PTSP) Kabupaten Probolinggo, Hadi Prayitno. Ia mengatakan, kemudahan perizinan berinvestasi masih terkendala aturan, yang membatasi berkaitan dengan tata ruang dan ruang wilayah. Sedangkan, investor menginginkan kepastian hukum. Simak Selengkapnya.

 

  1. Beredar, Video Pencurian Uang Pelanggan Toko Tekstil di Kota Pasuruan

Pasuruan (wartabromo.com) – Seorang perempuan, dikabarkan kehilangan uang Rp 15 juta, saat berada di toko tekstil di jalan Niaga Kota Pasuruan, Minggu (25/3/2018). Peristiwa ini mengemuka, setelah video korban ketika memilih kain tersebar di media sosial.

Korban disebut merupakan seorang perempuan asal Grati, Kabupaten Pasuruan. Ia menjadi korban pencurian ketika memilih, seperti hendak membeli kain di toko tekstil itu. Ia ditemani bersama seorang perempuan untuk berbelanja kain. Simak Selengkapnya.