Permudah Iklim Usaha, Pemkab Probolinggo Bangun Mall Pelayanan Publik

1102
Mall Pelayanan Publik (MPP) Kabupaten Probolinggo.

Probolinggo (wartabromo.com) – Pesatnya pembangunan di satu daerah, tidak terlepas kemudahan proses perijinan. Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Probolinggo pun menyiapkan Mall Pelayanan Publik (MPP). Komitmen itu bertujuan untuk memberikan pelayanan maksimal bagi masyarakat dan para investor untuk mengembangkan usaha.

Lokasi yang direncanakan sebagai Mall Pelayanan Publik (MPP) adalah Kantor eks Pemkab Probolinggo di Kecamatan Dringu. Dalam 100 hari kepemimpinan Bupati dan Wakil Bupati Probolinggo, P. Tantriana Sari – HA Timbul Prihanjoko (HATI), mall ini segera diresmikan. “Kapan? Target kami, dalam tahun 2018 ini sudah ada, Insyaallah tiga bulan kedepan itu sudah terealisasi,” kata Bupati Probolinggo, P. Tantriana Sari, Sabtu (29/9/2018).

Mall Pelayanan Publik (MPP) ini, akan menjadi pusat pelayanan bagi masyarakat Kabupaten Probolinggo. Tak hanya pelayanan dari instansi di lingkungan Pemkab, melainkan juga dari instansi vertikal lainnya. Seperti pajak, BPJS Kesehatan dan BPJS Ketenagakerjaan, Kantor Kemenag, Samsat, Perbankan, Badan Pertanahan Nasional, dan layanan lainnya. Selain itu, juga bakal dilengkapi ATM, pusat ATK hingga kuliner.

“Mall sentra pelayanan ini bertujuan untuk mensinergikan proses pelayanan di semua satuan kerja (Satker) dan instansi lintas sektoral di Kabupaten Probolinggo. Biar semuanya menjadi satu kawasan dan satu atap. Selain untuk memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat, MPP juga sebagai salah satu ikhtiar menggaet investor untuk menanamkan modal di Kabupaten Probolinggo,” ungkap istri dari Hasan Aminuddin itu.

Menurut Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (PTSP), Hadi Prayitno mengatakan saat ini telah dilalukan persiapan untuk merealisasikan program tersebut. Sejumlah fasilitas pendukung akan disediakan di areal MPP. Seperti ATM, fotokopi, kuliner, dan lainnya.

Sejumlah organisasi perangkat daerah di lingkungan Pemkab Probolinggo berbagi peran. Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman dan Pertanahan, mendesain fisik bekas kantor Bupati Probolinggo yang akan ditempati. Bagian Pemerintahan Setda Kabupaten Probolinggo, menyiapkan regulasi. Plus menyiapkan proposal kerjasama dan perjanjian kerja sama (PK) dengan instansi vertikal penyedia layanan di Kabupaten Probolinggo.

Sedangkan Badan Perencana Pembangunan Daerah (Bappeda), menyiapkan perencanaan dan konsultasi.”Kami menjadi komandan semua persiapan tersebut. Tim intens berkoordinasi, terutama terkait desain,” kata Hadi.

Secara terpisah, Kepala Dinas Kominfo, Statitik dan Persandian Kabupaten Probolinggo, Tutug Edi Utomo mengatakan, mall pelayanan publik merupakan bagian dari Program Hati Melayani Bupati P. Tantriana Sari dan HA. Timbul Prihanjoko. Lewat program ini, pemkab akan meningkatkan pelayanan publik melalui pengembangan smart city.
“Targetnya, pengembangan lima aplikasi keehatan, lima aplikasi pendidikan, lima aplikasi pemerintahan, lima aplikasi wisata, dan lima aplikasi lingkungan,” ungkap Tutug Edi Utomo. (saw/**)