Anggarkan Rp 30 M per Tahun, Gus Irsyad Wanti-wanti RTLH Tepat Sasaran

0
552

Pasuruan (wartabromo.com) – Pemkab Pasuruan berencana menganggarkan Rp 30 miliar tiap tahun untuk program Rumah Tak Layak Huni (RTLH). Bupati Pasuruan pun mewanti-wanti supaya program bedah rumah ini tepat sasaran.

Irsyad Yusuf, Bupati Pasuruan mengatakan, rancangan anggaran ini akan mulai direalisasi tahun depan. Anggaran tersebut untuk perbaikan 2.000 unit rumah di 24 Kecamatan se-Kabupaten Pasuruan. Namun, khusus tahun ini, Pemkab Pasuruan siapkan Rp 25 Miliar untuk program tersebut.

“Nilai perbaikan untuk masing-masing unit rumah sebesar Rp 12,5 juta dengan perbaikan skala ringan sampai sedang,” terangnya, Jumat (15/3/2019) d Pendopo Kecamatan Purwosari.

Sementara itu, RTLH yang diperbaiki tahun ini merupakan usulan dari kecamatan. Calon penerima bantuan pun sebelumnya diverifikasi terlebih dahulu.

“Saya minta kepada kepala desa hingga para pendamping program RTLH untuk betul-betul detail dalam mendata penerima. Jangan sampai yang mendapat program, rumahnya rusak tapi sepedanya 5 unit. Nah itu berarti salah sasaran,” tegasnya.

Irsyad menjelaskan, anggaran yang digunakan untuk program tersebut berasal dari APBD dan APBN tahun 2019. Selain itu, juga dari dana CSR diantaranya Bank Jatim Cabang Pasuruan.

“Masyarakat tidak perlu khawatir. Kalaupun ada rumah yang tidak tersentuh program RTLH, kami akan memperhatikan untuk menjadi prioritas perbaikan di tahun selanjutnya. Tapi kita juga tidak berhenti untuk membuka kesempatan bagi pihak lain yang ingin membantu pengentasan RTLH,” tegasnya.

Tercatat, tahun ini, Pemerintah Pusat memberikan bantuan lebih Rp 3 miliiar untuk perbaikan 278 unit RTLH di Kecamatan Puspo dan Grati. Rinciannya, 100 unit RTLH di Kecamatan Puspo dan 178 unit RTLH di Kecamatan Grati. Masing-masing rumah diperbaiki dengan anggaran sebesar Rp 17,5 juta.

Sementara itu, Kepala Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman Kabupaten Pasuruan, Misbah Zunib mengungkapkan, proses bedah rumah saat ini masih tahap pendataan.

“Kami upayakan, bulan April sudah bisa dicairkan. Sehingga, rehabnya bisa segera direalisasikan,” kata Misbah Zunib.

Perbaikan RTLH ini akan dilaksanakan secara bertahap dengan target penyelesaian pada akhir tahun 2019.

“Proyeknya kita laksanakan secara berkala, ada tribulan kedua sebesar 30%, tribulan ketiga 40%, tribulan keempat 30%,” pungkasnya. (mil/may)