Prospek Bagus, Dinas Perikanan Tingkatkan Target Tangkapan Ikan di Darat

0
441

Pasuruan (wartabromo) – Dinas Perikanan Kabupaten Pasuruan targetkan tangkapan ikan didarat tahun ini mencapai 515 ton. Prospek yang bagus disebut-sebut menjadi alasan peningkatan target setiap tahunnya.

Alamsyah Supriadi, Kepala Bidang Kenelayanan pada Dinas Perikanan Kabupaten Pasuruan mengatakan, hasil tangkapan ikan darat setiap tahun mengalamai peningkatan. Pada tahun 2016 lalu mencapai 182,4 ton dan meningkat pada tahun 2017 menjadi 304,6 ton. Jumlah ini terus naik pada tahun 2018 kemarin sebanyak 500,3 ton.

“Naiknya jumlah tangkapan ini lantaran tak hanya nelayan tapi juga masyarakat yang penghobi juga memancing di perairan darat. Hasil tangkapan selain untuk dijual juga ada yang untuk konsumsi pribadi,” terangnya, Senin (25/3/2019).

Masih kata Alamsyah, meski hasil dari tangkapan ikan di perairan darat tidak sebanyak laut, namun kedepan, penangkapan ini dinilai berprospek baik. Beberapa tempat yang sering menjadi lokasi penangkapan ikan diantaranya Danau dan Sungai.

“Misalnya di Danau Ranu Grati, waduk sampai juga di sungai-sungai seperti di sepanjang Bangil. Cukup banyak nelayan yang memanfaatkan untuk mencari ikan,” kata Alamsyah.

Dinas pun memetakan beberapa tempat penangkapan ikan di Kabupaten Pasuruan yang berpotensi. Diantaranya di Danau Ranu Grati, Bendungan di Purwosari, waduk Purwodadi dan waduk Kejayan. Termasuk sungai-sungai di sepanjang Bangil, Beji sampai Rejoso. Nelayan biasanya memanfaatkan perahu, jala bahkan juga menggunakana pancing biasa.

“Untuk kewenangan tangkapan ikan laut sekarang milik Pemprov, sehingga kami lebih focus pada tangkapan ikan darat saja. Memang jumlahnya tidak sebanding, tapi potensinya lumayan bagus,” tandasnya.

Meski target hanya dinaikkan sebanyak 3 persen, namun Dinas Perikanan terus berupaya meningkatkan populasi ikan.

“Selain tangkapan juga makin tinggi, kita seimbangkan dengan rutin menaburkan benih ikan. Harapannya ekosistem bisa terjaga di SDA ikan di perairan darat juga tidak habis,” pungkasnya. (mil/may)