Koran Online 28 Mei : Pemuda Asal Sumberasih Ini Tusuk Kawan Ngopi-nya, hingga Suryono Pane Kembali Jadi Manajer Persekabpas

1282

Beragam peristiwa kami sajikan pada 27 Mei 2019 melalui laman media online wartabromo. Ragam berita menarik kini kami rangkum untuk kembali anda baca dalam koran online edisi Selasa (28/5/2019). Pemuda Asal Sumberasih Ini Tusuk Kawan Ngopi-nya, hingga Suryono Pane Kembali Jadi Manajer Persekabpas :

  1. Tersinggung, Pemuda Asal Sumberasih Ini Tusuk Kawan Ngopi-nya

Probolinggo (wartabromo.com) – Seorang pemuda asal Desa Pohsangit Lor, Kecamatan Wonomerto, Kabupaten Probolinggo ditusuk temannya sendiri. Peristiwa ini dipicu dengan keduanya yang saling ejek hingga menyebabkan tersangka tersinggung.

Tersangka yakni Niman (22), warga Dusun Sengon, RT 10/RW 3, Desa Pohsangit Tengah, Kecamatan Sumberasih, Kabupaten Probolinggo. Mulanya, Niman dan M. Toha (korban) berada di warung kopi di Kelurahan Kareng Lor, Kecamatan Kedopok, Kota Probolinggo pada Jumat (24/5/2019) lalu. Saat asik menikmati kopi inilah, keduanya lantas saling ejek. Simak Selengkapnya.

  1. Dua Warga Wangkal Juga Terancam Hukuman Mati
Syamsudin, pemilik mesiu warga Wangkal Wetan.

Probolinggo (wartabromo.com) – Tak hanya Hasan Basri, yang terancam hukuman mati karena memiliki bubuk mesiu. Dua koleganya sesama warga Desa Wangkal, Kecamatan Gading Kabupaten Probolinggo, juga terancam bernasib sama.

Keduanya adalah Syamsudin (53) dan Subairi (39), yang masih satu desa dengan Hasan. Bahkan kepemilikan bubuk mesiu keduanya, lebih banyak dibanding Hasan. Yakni dengan total 17 kilogram bubuk mesiu dan sejumlah petasan kosong yang masih belum diisi dengan bubuk mesiu. Simak Selengkapnya.

  1. Kapal Nelayan Gili Tenggelam di Sampang, 25 ABK Selamat

Probolinggo (WartaBromo) – Kapal purse seine (pursein) milik warga Pulau Gili Ketapang, Kabupaten Probolinggo, Jawa Timur, tenggelam di perairan Tanjung Sampang, selat Madura. Beruntung, seluruh ABK selamat.

Berdasarkan informasi, semula KM Putra, dengan nahkoda Hapi, bertolak dari Pulau Gili Ketapang, untuk mencari ikan. Mereka berangkat pada Minggu (26/5/2019), sekira pukul 22.00 WIB, dengan ABK sebanyak 25 orang. Saat berada di lokasi kejadian, atau perairan Tanjung Sampang, kapal tersebut sudah mendapat berbagai jenis ikan, sebanyak 50 bajung. Simak Selengkapnya.

  1. Pemkot Pasuruan Gagal Raih WTP
Foto : Instagram Pemkot Pasuruan.

Pasuruan (wartabromo.com) – Pemerintah Kota (Pemkot) Pasuruan tak bisa pertahankan penghargaan Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK). Tahun ini, Pasuruan harus puas dengan predikat Wajar Dengan Pengecualian (WDP).

Penghargaan ini didasarkan atas Laporan Keuangan Pemerintah Daerah (LKDP) Tahun anggaran 2018. Simak Selengkapnya.

  1. Suryono Pane Kembali Ditunjuk Menjadi Manajer Persekabpas

Pasuruan (WartaBromo) – Asosiasi Kabupaten (Askab) PSSI Pasuruan pertahankan Suryono Pane, sebagai manajer Persekabpas. Kegagalan di Liga 3 musim lalu, tak pengaruhi keputusan hingga sang manajer tetap bertahan.

Dari informasi, proses penunjukan kembali Suryono Pane, terangkai dalam rapat tertutup, melibatkan hampir seluruh pihak di ruang Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Pasuruan, Iswahyudi, yang saat ini juga sebagai Ketua Askab PSSI Pasuruan, Senin (27/5/2019). Simak Selengkapnya.