Diduga Terlibat Human Trafficking, Pria asal Gending Ditangkap Polisi

7921
Rudiyanto, warga Desa Randupitu, Kecamatan Gending, Kabupaten Probolinggo. Pria 40 tahun ini ditangkap polisi diduga terlibat dalam praktik perdagangan manusia.

Probolinggo (wartabromo.com) –¬†Satreskrim Polres¬† Probolinggo mengamankan pria ini diduga pelaku perdagangan manusia (human trafficking). Perempuan korban perdagangan masih dalam pencarian.

Pria yang diamankan oleh polisi dimaksud adalah Rudiyanto (40), warga Desa Randupitu, Kecamatan Gending, Kabupaten Probolinggo. Penangkapan itu, berdasarkan laporan polisi dengan nomor LP/95 /VI /2019 /Jatim /Res Prob, tanggal 13 Juni 2019.

Rudiyanto, dikatakan sebagai pihak yang pertama kali memberikan iming-iming pekerjaan ke luar daerah, kepada seorang perempuan bernama Intan Kandiyati (26), warga Desa Condong, Kecamatan Gading, Kabupaten Probolinggo.

“Pelaku inilah yang awalnya mengajak korban untuk bekerja,” terang Kasatreskrim Polres Probolinggo AKP Riyanto, Selasa (25/6/2019).

Peristiwa ini diawali ketika Intan pada bulan April 2014 sekira pukul 18.00 WIB, pamit kepada Susiyati (48), ibunya, untuk membeli kue. Akan tetapi sampai pukul 22.00 WIB, Intan belum pulang ke rumah, sehingga Sukandi (49), ayahnya berkeliling mencari, bahkan sampai keesokan harinya.

Beberapa waktu kemudian, pasutri tersebut mendengar informasi dari SIH, bila anaknya berangkat kerja ke Surabaya.

Sekitar 3 bulan berlalu, terdapat informasi Intan sudah pindah kerja ke Batam. Berselang 5 bulan kemudian, tersiar kabar Intan dibawa ke Malaysia oleh Rudiyanto. Namun, tidak disebutkan jenis pekerjaannya selama di negeri jiran itu.

Berbekal keterangan SIH, kedua orangtua Intan kemudian mendatangi Rudiyanto di Desa Randupitu. Mereka menanyakan kabar anaknya. Akan tetapi pelaku tidak bisa menjelaskan secara gamblang pekerjaan anaknya di Malaysia. Baik sejak awal maupun hingga sekarang.

Merasa ada ketidakberesan, orang tua Intan akhirnya melaporkan kejadian tersebut ke Polres Probolinggo. Dari serangkaian penyelidikan, polisi pun teguhkan diri mengamankan Rudiyanto.

“Sementara, korban hingga saat ini belum diketahui keberadaannya. Kami masih melacak keberadaan korban, yang info terakhir dibawa ke negara Malaysia,” kata mantan Kasat Reskrim Polres Pasuruan Kota ini. (saw/saw)