8 Jeriken Berisi Pertalite Ditemukan dalam Mobil yang Terbakar di SPBU Semampir Kraksaan, Polisi Selidiki Dugaan Kulakan BBM Bersubsidi

44

Kraksaan (WartaBromo.com) – Fakta mengejutkan tersaji dalam insiden terbakarnya mobil di area SPBU Semampir, Kecamatan Kraksaan, Kabupaten Probolinggo, Kamis (4/6/2026), Setidaknya ditemukan delapan jeriken berisi bahan bakar jenis Pertalite di dalam mobil yang terbakar dan kini menjadi perhatian aparat kepolisian.

Selain menyelidiki penyebab kebakaran, polisi juga mendalami dugaan aktivitas pembelian bahan bakar dalam jumlah besar yang dilakukan pengemudi kendaraan tersebut.

Kebakaran terjadi sekitar pukul 07.00 WIB dan melibatkan sebuah mobil sedan Suzuki Baleno yang dikemudikan Muhammad Yusuf (40), warga Desa Mojolegi, Kecamatan Gading, Kabupaten Probolinggo.

Api melalap kendaraan sesaat setelah mobil berada di area pintu keluar SPBU. Posisi kendaraan yang sangat dekat dengan fasilitas pengisian bahan bakar sempat memicu kepanikan warga, petugas SPBU, dan pengguna jalan yang berada di sekitar lokasi.

Setelah kobaran api berhasil dipadamkan oleh petugas Damkar Kabupaten Probolinggo, polisi melakukan pemeriksaan terhadap bangkai kendaraan.

Dari hasil pemeriksaan awal, petugas menemukan delapan jeriken di dalam mobil, sebagian di antaranya masih berisi bahan bakar.

Warga sekitar lokasi, Firman, mengaku melihat petugas mengevakuasi sejumlah jeriken dari dalam kendaraan yang terbakar.

“Setelah api padam ditemukan beberapa jeriken di dalam mobil. Masih ada yang berisi Pertalite,” ujarnya.

Temuan tersebut langsung diamankan sebagai barang bukti untuk kepentingan penyelidikan lebih lanjut.

Petugas kepolisian belum menyimpulkan apakah keberadaan jeriken tersebut berkaitan dengan aktivitas pembelian bahan bakar dalam jumlah besar atau memiliki kaitan langsung dengan penyebab kebakaran.

Perwira Pengawas dan Pengendali Samapta SPKT Polres Probolinggo, Ipda Al Fajri, mengatakan penyelidikan masih berlangsung dan seluruh kemungkinan masih didalami.

“Sementara ini masih kami lakukan penyelidikan di lokasi kejadian. Penyebab kebakaran maupun barang bukti yang ditemukan masih kami dalami,” kata Al Fajri.

Akibat insiden tersebut, pengemudi mobil mengalami luka bakar dan harus mendapatkan perawatan di RSUD Waluyo Jati Kraksaan.
“Korban satu orang dan saat ini menjalani perawatan medis di rumah sakit,” ujarnya.

Sebelumnya, kobaran api sempat membuat suasana di SPBU Semampir mencekam. Petugas SPBU berupaya melakukan pemadaman awal menggunakan Alat Pemadam Api Ringan (APAR), namun api terus membesar hingga akhirnya dua armada Damkar Kabupaten Probolinggo diterjunkan ke lokasi.

Petugas Damkar membutuhkan waktu lebih dari satu jam untuk memadamkan api sekaligus melakukan proses pendinginan guna memastikan tidak ada lagi titik api yang berpotensi memicu kebakaran susulan.

Hingga Kamis siang, garis polisi masih terpasang di lokasi kejadian. Tim Identifikasi Satreskrim Polres Probolinggo juga telah melakukan olah tempat kejadian perkara. Untuk mengungkap penyebab pasti kebakaran serta mendalami asal-usul bahan bakar yang ditemukan di dalam kendaraan tersebut.

Polisi belum memberikan keterangan resmi terkait dugaan praktik pembelian BBM menggunakan jeriken maupun kemungkinan pelanggaran yang berkaitan dengan distribusi bahan bakar bersubsidi. Seluruh temuan masih dalam proses penyelidikan. (aly/saw)

Website with WhatsApp Message
Follow Official WhatsApp Channel WARTABROMO untuk mendapatkan update terkini berita di sekitar anda. Klik disini.