Koran Online 27 Juni : Menipu Tuhan, Ibu Asal Sampang Diciduk, hingga Tiap Hari Pemotor Terjatuh di Rel Perlintasan Cangkringmalang

1371

Beragam peristiwa kami sajikan pada 26 Juni 2019 melalui laman media online wartabromo. Ragam berita menarik kini kami rangkum untuk kembali anda baca dalam koran online edisi Kamis (27/6/2019). Mulai Menipu Tuhan, Ibu Asal Sampang Diciduk, hingga Tiap Hari Pemotor Terjatuh di Rel Perlintasan Cangkringmalang:

  1. Tersulut Bara Puntung Rokok, Gudang Pakan Ternak di Mayangan Terbakar

Probolinggo (wartabromo.com) – Sebuah Gudang penyimpanan kardus milik Toko Anugerah di jalan Basuki Rahmad, Kelurahan Mangunharjo, Kecamatan Mayangan, Kota Probolinggo, hangus terbakar, Rabu (26/6/2019). Bara puntung rokok diduga penyebab ribuan kardus tempat pakan ternak tersebut dilalap si jago merah.

Terlihat, karyawan sebuah toko pakan burung dan ternak kalangkabut setelah melihat gudang, yang tepat berada di lantai atas toko, mengeluarkan asap tebal. Di beberapa titik, api nampak menjilat membakar sebagian isi gudang. Simak Selengkapnya.

  1. Protes Tambang Liar, Ratusan Massa Tahlilan di Depan Pendopo Kabupaten Pasuruan

Pasuruan (wartabromo.com) – Ratusan warga Baca Yasin dan Tahlil di depan Pendopo Kabupaten Pasuruan, Rabu (26/6/2019). Aksi ini, bagian cara mengungkapkan sikap protes, terkait keberadaan tambang liar yang dinilai telah merusak lingkungan.

Sekitar seratus warga datang, langsung memarkir motor dan kendaraan roda empatnya, di depan pintu masuk Pendopo Bupati Pasuruan, yang berada di jalan Alun-alun Timur Kota Pasuruan tersebut. Simak Selengkapnya.

  1. Menipu Tuhan, Ibu Asal Sampang Diciduk Tim Cobra

Lumajang (wartabromo.com) – Seorang ibu asal Desa Gunung Eleh, Kecamatan Kedundung, Kabupaten Sampang diciduk Tim Cobra Polres Lumajang. Pasalnya, Ia mengaku memiliki tambang batu bara hingga uang miliaran rupiah, untuk menipu korbannya.

Dwi Retno (56) harus digelandang Tim Cobra dari Polsek Pasirian setelah dilaporkan melakukan tindak penipuan. Mulanya, Retno menginap selama dua hari di rumah Tuhan (39), warga Desa Bago, Kecamatan Pasirian, Lumajang. Kepada Tuhan, ia mengaku memiliki perusahaan tambang batu bara di Kalimantan. Bukan hanya itu, ibu ini juga mengaku memiliki simpanan uang di Bank, lebih dari Rp15 miliar. Simak Selengkapnya.

  1. Mengkhawatirkan, Tiap Hari Pemotor Terjatuh di Rel Perlintasan Cangkringmalang

 

Beji (Wartabromo.com) – Perlintasan kereta api yang berada di Dusun/Desa Cangkringmalang, Kecamatan Beji, Kabupaten Pasuruan membahayakan pengguna jalan, khususnya pengendara motor. Kondisi rel berlubang dan tidak tegak lurus dengan jalan disinyalir menjadi penyebab kecelakaan.

Budi (55), penjaga perlintasan rel kereta menyebutkan, setiap hari pasti ada pengendara motor yang terpeleset ketika melewati perlintasan sebidang ini. Simak Selengkapnya.

  1. Embun Beku Ancam Ratusan Hektar Pertanian Warga Lereng Bromo

Probolinggo (WartaBromo) – Dampak embun beku atau bun upas, memaksa tanaman sayuran di lereng gunung Bromo, Kabupaten Probolinggo, mengering. Bahkan, paparan embun upas membuat tanaman sayuran milik petani terancam mati.

Rusaknya tanaman sayur mayur itu di antaranya terpantau di lahan pertanian milik warga Tengger, di Desa Ngadirejo, Kecamatan Sukapura. Sekadar diketahui, embun beku selama ini disebut warga sebagai embun upas. Embun yang mengkristal mirip salju itu dapat diartikan sebagai embun membeku beracun. Simak Selengkapnya.