Kata Wakil Wali Kota Probolinggo Soal Banyak Warga ‘Pup’ di Sungai

1217

Kademangan (wartabromo.com) – Warga Kota Probolinggo masih banyak yang Buang Air Besar (BAB) di Sungai menggunakan jamban. Pemerintah Kota (Pemkot) Probolinggo pun berupaya untuk mengurangi perilaku tak bersih itu.

Sebanyak 3.435 Kepala Keluarga (KK) dari empat Kecamatan di kota Probolinggo tercatat masih BAB sembarangan di sungai dengan menggunakan jamban ‘helikopter’. Hal ini mendapat perhatian dari Wakil Walikota Probolinggo, M. Soufis Subri saat menghadiri Forum Gempita Asih (Gerakan Masyarakat Peduli Sanitasi dan Air Bersih).

Subri menjelaskan, Pemkot Probolinggo mendukung pembangunan toilet atau jamban yang sesuai standar untuk masyarakat.

“Kami siap mendukung terkait pembangunan jamban yang layak untuk masyarakat. Hal itu sudah diatur sejak tahun lalu. Sudah melekat pada OPD terkait termasuk program-program tindakan nyata terkait jamban tersebut,” katanya saat di Gang Gayam, Kelurahan Pilang, Kecamatan Kademangan, Jumat (28/06/2019).

Baca Juga :   Korban Erupsi Semeru Ngungsi ke Probolinggo

Baca Juga : Duh! Warga Kota Probolinggo Masih Ada yang ”Pup” di Sungai

Masih kata Subri, perilaku ‘pup’ di sungai menggunakan jamban ini membuat lingkungan kurang bersih dan kurang sehat. Apalagi dengan angka yang masih cukup tinggi di Kota Probolinggo.

“Harapan kami masyarakat dapat mengerti dan menjadi contoh supaya tidak buang air besar di jamban atas sungai lagi. Diharapkan jamban tersebut dapat dibangun sesuai dengan ketentuan, baik dari lingkungan ataupun kesehatan,” jelas Wakil Wali Kota yang juga berprofesi sebagai Kontraktor itu.

Namun demikian, Subri belum menjelaskan secara mendetail, bagaimana langkah dan upaya percepatan penanganan budaya tak bersih warganya. Seperti yang kerap dilakukan pemerintah daerah lain, di antaranya menggenjot program membangun WC kepada warga, sehingga tak lagi BAB di sungai.

Baca Juga :   Duet Wasik-Syihab Pimpin NU Kraksaan

Diberitakan sebelumnya, masyarakat di wilayah kampung Sentono, Kelurahan Mangunharjo, Kota Probolinggo masih memiliki kebiasaan membuang air besar, menggunakan jamban di sungai. Jamban tersebut berada di atas bantaran Kali Banger, Kota Probolinggo. (fng/may)