Panitia Pilkades Sebani Ramai-ramai Mundur, hingga Jadi Wawali Teno Malah “Jatuh Miskin” | Koran Online 16 Okt

1064
Ilustrasi Pilkades

Beragam peristiwa kami sajikan pada 15 Oktober 2019 melalui laman media online wartabromo. Ragam berita menarik kini kami rangkum untuk kembali anda baca dalam koran online edisi Rabu (16/10/2019). Mulai Panitia Pilkades Sebani Ramai-ramai Mundur, hingga Jadi Wawali Teno Malah “Jatuh Miskin”:

  1. Fotonya Dicatut untuk Penipuan, Warga Grati Lapor Polisi

Pasuruan (WartaBromo.com) – Seorang warga asal Grati, Kabupaten Pasuruan melapor dugaan pencurian data Whatsapp ke Polres Pasuruan Kota. Ini lantaran foto miliknya digunakan orang tak dikenal untuk melakukan penipuan kepada warga Lumajang.

Laporan ini bermula saat Sherly, Warga Kecamatan Klakah, Kabupaten Lumajang mengaku ditipu oleh Hanawati (43), warga asal Kedawung Wetan, Kecamatan Grati. Simak Selengkapnya.

  1. Panitia Pilkades Sebani Ramai-ramai Mundur

Pandaan (WartaBromo.com) – Panitia Pilkades Sebani, Kecamatan Pandaan, Kabupatan Pasuruan nyatakan mundur. Keputusan tersebut diambil setelah ada desakan dari bakal calon kepala desa (Bacakades) yang namanya tercoret.

Surat pengunduran secara resmi tersebut dibacakan langsung oleh Jumain, ketua panitia Pilkades Sebani di hadapan warga berikut aparatur desa, yang berkerumun di balai desa Sebani, Senin (14/10/2019) kemarin. Simak Selengkapnya.

  1. Harta Sudiono Naik Lipat Lima sejak Jadi Dewan
Sudiono Fauzan, Ketua DPRD Kabupaten Pasuruan.

Pasuruan (WartaBromo.com) – Harta kekayaan Sudiono Fauzan mengalami peningkatan signifikan setelah menjadi Anggota Dewan. Tercatat saat ini harta Ketua DPRD Kabupaten Pasuruan Rp 10,1 Miliar dari sebelumnya Rp 2,3 Miliar.

Mas Dion-sapaan akrabnya- tercatat sudah dua kali melaporkan harta kekayaan pada Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Berdasar Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) tahun 2005, Ia memiliki total kekayaan Rp2,3 Miliar. Simak Selengkapnya.

  1. Jadi Wawali, Teno Malah “Jatuh Miskin”
Raharto Teno Prasetyo, Wakil Wali Kota Pasuruan.

Pasuruan (WartaBromo.com)- Kebanyakan seseorang akan lebih “kaya” setelah menjadi pejabat. Tapi, tidak demikian dengan Raharto Teno Prasetyo. Profil kekayaan pria yang menjabat sebagai wakil wali kota Pasuruan ini ibarat anomali.

Betapa tidak, Teno yang kini berstatus Plt. Wali Kota Pasuruan itu menjadi “jatuh miskin” setelah menyandang jabatan itu. Memiliki harta kekayaan sebesar Rp 11 miliar, Teno kini justru tercatat hanya memiliki kekayaan sebesar Rp 5,6 miliar. Simak Selengkapnya.

  1. Pemkab Probolinggo dan Lumajang Jajaki Kerjasama Atasi Kekering

Probolinggo (wartabromo.com) – Kekeringan di wilayah Kabupaten Probolinggo dan Kabupaten Lumajang masih menjadi problem klasik. Kedua pemerintah pun menjajaki kerjasama untuk memanfaatkan sumber air untuk atasi kekeringan.

Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kabupaten Probolinggo, Tutug Edi Utomo mengatakan sudah ada pembicaraan antara Bupati Probolinggo P. Tantriana Sari dengan Bupati Lumajang Thoriqul Haq. Simak Selengkapnya.