Pelaksana SPAM Umbulan Terancam Pailit hingga Harta Miliaran, Teno Tak Pernah Nyicil Utang | Koran Online 17 Okt

688

Beragam peristiwa kami sajikan pada 16 Oktober 2019 melalui laman media online wartabromo. Ragam berita menarik kini kami rangkum untuk kembali anda baca dalam koran online edisi Kamis (17/10/2019). Mulai Pelaksana SPAM Umbulan Terancam Pailit hingga Harta Miliaran, Teno Tak Pernah Nyicil Utang:

  1. Begal 20 TKP di Lumajang Didor Tim Cobra

Lumajang (WartaBromo.com) – Tim Cobra kembali menangkap begal yang beraksi di wilayah Lumajang. Pria ini diduga telah melancarkan aksi di 20 lokasi berbeda.

Abdul Rohim (21), pemuda ini berasal dari Desa Lempeni, Kecamatan Tempeh Lumajang. Dari hasil penyelidikan, tersangka masuk dalam kawanan begal sadis. Simak Selengkapnya.

  1. Panitia Pilkades Kecik Mengundurkan Diri

Probolinggo (wartabromo.com) – Seluruh panitia Pilkades Kecik, Kecamatan Besuk, Kabupaten Probolinggo mengundurkan diri pada Selasa, (15/10/2019). Pengunduran diri ini dilakukan sehari menjelang penetapan dan pengundian nomor urut calon kepala desa.

“Ya betul, Insyaallah akan ada panitia yang baru. Alasannya masih dikonsep oleh BPD-nya, karena panitia mengajukan pengunduran diri ke panitia. Kemarin saya suruh BPD membuat surat tertulis sesuai Perbup ke bupati, tembusan Dinas PMD dan camat,” kata Camat Besuk, Puja Kurniawan saat dikonfirmasi wartabromo.com pada Rabu, (16/10/2019). Simak Selengkapnya.

  1. Proyek Belum Selesai, Pelaksana SPAM Umbulan Terancam Pailit

Pasuruan (WartaBromo.com)- Pelaksana megaproyek SPAM Umbulan, PT. Meta Adhya Tirta Umbulan terancam pailit. Pasalnya, hingga kini, tunggakan utang kepada dua kreditur yang telah jatuh tempo tak kunjung terbayar.

Kedua kreditur yang dimaksud adalah PT. Orbarador dan PT. Rukun Jaya Mandiri. Keduanya bahkan telah mengajukan gugatan kepada Pengadilan Niaga Surabaya, Senin (14/10/2019) lalu. Sesuai nomor gugatan: 22/Pdt.Sus-Pailit/2019/PN-Niaga-Sby. Simak Selengkapnya.

  1. Harta Miliaran, Teno Tak Pernah Nyicil Utang
Raharto Teno Prasetyo, Wakil Wali Kota Pasuruan memberikan keterangan kepada sejumlah pewarta usai sidang interpelasi di Gedung DPRD Kota Pasuruan, Jumat (17/5/2019).

Pasuruan (WartaBromo.com) – Wakil Wali Kota Pasuruan, Raharto Teno Prasetyo miliki harta hampir Rp8 miliar. Hanya saja, orang nomor dua di Kota Pasuruan itu masih miliki utang sebanyak Rp2,1 miliar.

Jumlah utang sebanyak itu terlihat dalam daftar laporan harta kekayaannya sebagai penyelenggara negara atau selama menjabat sebagai Wakil Wali Kota Pasuruan. Simak Selengkapnya.

  1. Pemerintah Nonaktifkan 48.995 Penerima Bantuan Iuran BPJS di Kabupaten Pasuruan

Pasuruan (WartaBromo.com) – Pemerintah nonaktifkan 48.995 penerima bantuan iuran (PBI) Program Jaminan Kesehatan Nasional di Kabupaten Pasuruan. Penghentian bantuan ini bagian dari penertiban agar anggaran negara tak bocor.

Penonaktifan per Oktober ini, diberlakukan terhadap masyarakat yang tidak lagi masuk klasifikasi warga prasejahtera. Sebelumnya, mereka dianggap membutuhkan bantuan sosial, termasuk PBI. Simak Selengkapnya.