Rekom Gubernur Tak Turun, Pelantikan Sekdakot Ditunda

408

Probolinggo (wartabromo.com) – Jadwal pelantikan Sekretaris Daerah Kota Probolinggo, hingga kini belum ada kejelasan. Lantaran rekomendasi Gubernur Jawa Timur, sebagai syarat pelantikan, belum turun.

Padahal seharusnya, pelantikan itu dilaksanakan pada Jumat 8 November 2019 lalu. Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM), Rachmadeta Antariksa menyebut, sampai saat ini rekom gubernur belum juga turun untuk pelantikan sekdakot.

“Kami belum bisa memastikan, kapan rekomendasi akan turun. Jika mengikuti jadwal yang telah disusun, seharusnya pelantikan dilakukan pada Jumat lalu,” katanya, Kamis (14/11/2019).

Sebelumnya, proses seleksi sekda telah berjalan sejak bulan September 2019. Saat tahapan pendaftaran, ada 15 kepala OPD yang mendaftar. Namun setelah melalui seleksi administrasi, hanya menyisakan 10 nama yang lolos untuk tahapan assessment.

Sepuluh nama tersebut antara lain Aman Suryaman (Kadiskominfo), Drg Ninik Ira Wibawati (Kadinkes), Rey Suwigtyo (Kepala Bappeda Litbang), Tutang Heru Aribowo (Kadisbudpar) dan Budiono wirawan (Asisten Administrasi Umum). Lalu ada Agus Efendi (Kasatpol PP), Teguh Bagus Sujawanto (kepala bakesbangpol), Sudiman (kepala Dinas Perikanan), Sumadi (Kadishub) dan Sukam (Kepala DP3KB).

Setelah tahapan assasment dan uji gagasan di hadapan tim pansel, maka terpilih 3 nama terbaik. Untuk dipilih Wali Kota Probolinggo Hadi Zainal Abidin, untuk mengisi posisi jabatan Sekda definitif.

Tiga nama tersebut antara lain Drg Ninik Ira Wibawati yang saat ini menjabat sebagai kepala Dinas Kesehatan; Budiono Wirawan yang saat ini menjabat sebagai Asisten Administrasi Umum dan Sudiman yang saat ini menjabat sebagai Kepala Dinas Perikanan dan plt Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kota Probolinggo.

“Sekarang ini tahapannya tinggal menunggu rekomendasi Gubernur Jawa Timur saja,” tandas Deta. (lai/saw)