DLH Akan Uji Air Pantai Bohay

221
Busa terlihat mirip kapas menutupi pantai Bohay. Foto: Miftahiyah Hidayati

Probolinggo (wartabromo.com)- Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Probolinggo akan mengecek kondisi air di Pantai Bohay, Desa Binor, Kecamatan Paiton. Sementara itu, pemerhati lingkungan mendorong penggunaan energi yang bersih.

“Saya sudah klarifikasi dengan pihak PLTU, memang betul kemarin ada masalah di unit 9. Dan info yang saya terima sudah langsung ditangani secara tuntas,” kata Ahmad Hasyim Asyari selaku Kepala DLH.

Rencananya, DLH akan menurunkan petugas untuk mengecek lokasi. Selain itu uji klinis terhadap air di perairan Pantai Bohay bakal dilakukan. Pengecekan dilakukan untuk diketahui kemungkinan ada pencemaran lingkungan, berdampak pada matinya biota laut.

“Namun hari Senin, tim dari DLH akan cek ke lapangan terkait ada atau tidaknya pencemaran lingkungan,” lanjut mantan Kadispertan itu.

Sementara itu, pemerhati lingkungan hidup FNKSDA (Front Nahdliyin untuk Kedaulatan Sumber Daya Alam), Muhammad Al Fayyadl menanggapi kasus tersebut. Ia mengatakan buih atau busa PJB UP JOM unit 9, menunjukkan risiko lingkungan hidup oleh industri pembangkit listrik energi kotor batu bara.

“Lambat laun, ini akan dirasakan oleh manusia dan makhluk hidup sekitar. Saatnya kita mendorong penggunaan energi bersih,” kata intelektual muda NU ini.

Sebagaimana diwartakan sebelumnya, buih atau busa meluber Pantai Bohay pada Jumat, 6 Desember. Busa ini, berasal dari limbah dioxide yang dipakai oleh PJB UP JOM agar biota laut tidak menggangu sistem pendingin pembangkit.

Pasca mendapat laporan masyarakat, pihak perusahaan langsung melakukan penanganan. Buih ini hilang dan tidak muncul kembali. (saw/saw)