Datangi Ningsih Tinampi, Begini Kata Dinkes Provinsi Jatim

7196

Pandaan (WartaBromo.com) – Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Timur datangi tempat Ningsih Tinampi, Rabu (5/2/2020). Penanganan pengobatan alternatif ini, jadi pantauan untuk dapat dipastikan kenyamanan dan keamanannya.

“Pengobatan ini melibatkan berbagai masyarakat tak hanya Jawa Timur. Kami sudah rapat, lalu kami melakukan kunjungan lapangan. Dari berbagai organisasi, instansi, turut melihat bagaimana tindakan pengobatan,” jelas Dian Islami, Kabid Pelayanan Kesehatan Provinsi Jawa Timur.

Dian kemudian mengungkapkan jika pasien yang berobat di Ningsih Tinampi mayoritas karena gangguan non medis. Sehingga pihaknya belum bisa melakukan tindakan atau membuat resume terkait hal ini.

“Kalau melihat dari apa yang disampaikan dengan Bu Ningsih, lebih ke tidak medis. Ini lebih ke kepercayaan, bukan (pengobatan, red) turun menurun, bukan regulasi kesehatan,” lanjutnya.

Baca juga : Pagi Ini, Dinkes Jatim Datangi Pengobatan Ningsih Tinampi

Meski begitu, Dinkes berpesan kepada Ningsih supaya memperhatikan aspek kebersihan lingkungan di tempat pengobatannya. Sebab, banyaknya pasien bisa menimbulkan berbagai penyakit.

“Kami tidak bisa menyatakan statement, kami mohon arahan dari gubernur. Karena tidak berkaitan langsung dengan kesehatan, (lebih pada) kepercayaan. Nanti kami putuskan setelah ini,” tandasnya.

Sementara itu, Ningsih Tinampi mengatakan jika semua pihak termasuk Dinkes Provinsi mendukung pengobatan ini. Pun tidak ada kesepakatan apa-apa dengan pemerintah, karena pengobatan ini bukan tergolong cara medis pada umumnya.

Baca juga : Warga Disebut Lebih Percaya Ningsih Tinampi Timbang Dokter, Dinkes : Tidak Benar

“Semua mendukung. Kepolisian mendukung sekali. Gak ada kesepakatan apa-apa, semuanya oke. Kebanyakan (pasien, red) non medis. Kalau yang medis ya ke dokter, nggak ke aku,” singkatnya.

Rombongan tim dari provinsi yang melakukan pemantauan ini yakni Dinkes; Tim Pembinanaan, Pengawasan, Pengendalian, Pelayanan Kesehatan Tradisional Empiris; hingga Polda Jatim. Ada juga dari Kejaksaan Negeri hingga Ikatan Dokter Indonesia yang ikut menemani. (don/may/ono)

Simak Videonya :