Ribuan Penerima PKH Mundur Gara-gara Labelisasi, Dinsos Lakukan Evaluasi

12358
Labelisasi "Keluarga Miskin". Foto : Dok. PKH.

Lumajang (WartaBromo.com) – Ribuan Keluarga Penerima Manfaat (KPM) Program Keluarga Harapan (PKH) di Lumajang mundur setelah labelisasi “keluarga miskin”. Dinas Sosial (Dinsos) akan melakukan evaluasi terhadap pengunduran penerima PKH ini.

Berdasarkan data Dinsos, ada sekitar 138 ribu KPM di Lumajang. Lalu pada periode Desember 2019 sampai Januari 2020, ada 1.553 penerima PKH yang mengundurkan diri.

Diungkapkan Ninis Legiwinarsi, Kepala Bidang Perlindungan dan Jaminan Sosial, kemunduran ribuan KPM akan dilakukan evaluasi. Sebab ada kekhawatiran jika mundurnya warga karena malu.

“Justru mereka yang tidak mampu – mampu ini yang mereka punya rasa malu, kami tidak ingin yang mundur ini kondisinya masih tergolong belum mampu,” jelasnya melalui keterangan resmi di Pemkab Lumajang.

Baca juga : Deretan Fakta Labelisasi Keluarga Miskin Penerima PKH di Lumajang

Untuk itu, proses evaluasi dan identifikasi bakal tetap dilakukan. Dinsos juga melakukan edukasi terhadap penerima bantuan sosial terkait hal ini.

“Sehingga setelah mundur terjadi kemiskinan kembali, nah itu kita tidak kepingin. Sehingga tetap kita edukasi,” tandasnya.

Sekadar diketahui, pemberian labelisasi di Lumajang sudah berjalan sejak awal Desember 2019 lalu. Tujuannya sebagai identifikasi secara cepat, penerima PKH tepat sasaran atau tidak. Sampai saat ini pemberian label masih terus berlangsung. (may/ono)