Pasutri Tewas Disantap Motor saat Belok, hingga Positif Covid-19 asal Beji Sempat Dikira Sakit Non Medis | Koran Online 28 April

60932
NAHAS: Proses evakuasi korban kecelakaan di Jalan Raya Winongan, Senin (27/04/2020) pagi. Foto: istimewa.

Beragam peristiwa kami sajikan pada 27 April 2020 melalui laman media online wartabromo. Ragam berita menarik kini kami rangkum untuk kembali anda baca dalam koran online edisi Selasa (28/04/2020). Mulai Pasutri Tewas Disantap Motor saat Belok, hingga Positif Covid-19 asal Beji Sempat Dikira Sakit Non Medis:

  1. Disantap Motor saat Belok, Pasutri Ini Tewas

Winongan (WartaBromo.com) – Malang nian nasib yang dialami pasutri asal Desa Mendalan, Kecamatan Winongan, Kabupaten Pasuruan, Ubaidillah, 57; dan Narianah, 40.

Senin (27/04/2020) pagi sekira pukul 10.00, terlibat kecelakaan di jalan Raya Winongan. Ubaidillah pun meninggal di lokasi kejadian. Sementara istrinya, tak lama kemudian. Simak Selengkapnya.

  1. Positif Covid-19, Pasien asal Beji Sempat Dikira Sakit Non Medis

Pasuruan (WartaBromo.com)- Kasus positif kedua asal Kecamatan Beji, Kabupaten Pasuruan meninggalkan cerita lain. Sebab, sebelum dinyatakan positif, pasien nomor 12 itu sempat mengira kena “santet”.

Informasi yang dihimpun media ini, sebelumnya pasien nomor 12 ini sempat mengeluh sakit perut pada 12 April lalu. Beberapa kali dibawa ke layanan kesehatan, tak ditemukan penyakitnya. Simak Selengkapnya.

  1. Rapid Test 50 Tenaga Medis Dikabarkan Positif, Cak Thoriq : Ndak Betul!

Lumajang (WartaBromo.com) – Beredar kabar banyak tenaga medis di Lumajang positif Covid-19 hasil dari rapid test. Bupati Lumajang membantah dan meminta kabar tersebut diabaikan.

“Secara berkala ada tes rapid bagi tenaga kesehatan. Untuk saling menjaga, saling melindungi tenaga medis untuk melakukan pelayanan terbaik. Hasil rapid tidak bisa mengumumkan, tidak bisa disampaikan,” jelas Bupati Lumajang, Thoriqul Haq. Simak Selengkapnya.

  1. Anggaran KONI Kena Kepras, Tunggakan Reward Atlet Dipastikan Tetap Dibayarkan

Pasuruan (WartaBromo.com) – Dana hibah untuk KONI Kota Pasuruan turut terimbas kebijakan realokasi dan refocusing kegiatan Pemkot Pasuruan. Namun demikian, tunggakan reward untuk atlet tahun lalu akan dicairkan.

Ketua KONI Kota Pasuruan, Herman Suyanto mengatakan, total dana hibah untuk KONI pada tahun ini sekitar Rp 7 miliar. Kemudian dengan adanya refocusing kegiatan, anggaran itu dikurangi sebesar Rp 4 miliar, sehingga sisa anggaran KONI berkisar Rp 3 miliar. Simak Selengkapnya.

  1. Stok Darah untuk Penderita DBD Habis, PMI Cari Pendonor

Pasuruan (WartaBromo.com) – Stok darah jenis Trombosit Concentrad (TC) di Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Pasuruan habis. Mengatasi hal itu, pihak PMI membuka donor darah di Unit Donor Darah (UUD).

Kepada WartaBromo, Humas PMI Kabupaten Pasuruan Sumarsono mengatakan, stok darah jenis TC telah habis. “Iya, sejak hari ini. Apalagi permintaan darah juga banyak,” ungkap Sumarsono, Senin (27/04/2020). Simak Selengkapnya.