Kematian Covid-19 Kabupaten Pasuruan Capai 11,6% hingga Serunya Berkebun ala Bapak-Anak Tengger | Koran Online 15 Juni

967

Beragam peristiwa kami sajikan pada 14 Juni 2020 melalui laman media online wartabromo. Ragam berita menarik kini kami rangkum untuk kembali anda baca dalam koran online edisi Senin (15/06/2020). Mulai Kematian Covid-19 Kabupaten Pasuruan Capai 11,6% hingga Serunya Berkebun ala Bapak-Anak Tengger:

  1. Edarkan Sabu, Tukang Ojek dan Peternak Ayam di Pasuruan Ditekuk Polisi

Pasuruan (WartaBromo.com) – Edarkan sabu, tukang ojek dan peternak ayam asal Kabupaten Pasuruan dibekuk polisi. Dari 2 pengedar itu, barang bukti sabu seberat 52 gram, diamankan.

Pengedar sabu itu bernama di antaranya Miftakhul Huda (29), tukang ojek beralamat di Jalan Kakap Dandang Desa Glanggang, Kecamatan Beji, Kabupaten Pasuruan. Simak Selengkapnya.

  1. Dikira Buronan, 3 Wartawan Ditodong Pistol

Krejengan (wartabromo.com) – Tiga wartawan media lokal di Kabupaten Probolinggo ditodong dengan pistol saat melaju di jalan Desa Jatiurip Kecamatan Krejengan, pada Minggu sore, 14 Juni 2020. Sang penodong diyakini polisi yang tengah mengejar pelaku kriminal.

Wartawan itu adalah Fahrul Mozza (44), asal Kelurahan Kebonsari Kulon, Kecamatan Kanigaran, Kota Probolinggo; Septiyan Dwi Cahyo Efendi (26), beralamat Kelurahan Mangunharjo, Kecamatan Mayangan; serta Suyono (36), warga Desa Tanjungsari, Kecamatan Krejengan. Simak Selengkapnya.

  1. Kematian Covid-19 Kabupaten Pasuruan Capai 11, 6 Persen, Lewati Jatim dan Nasional

Pasuruan (WartaBromo.com)- Angka kematian pasien Covid-19 Kabupaten Pasuruan cukup tinggi. Bahkan, lebih tinggi dari persentase kematian tingkat nasional atau Jawa Timur.

Berdasar data Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Pasuruan, jumlah pasien positif per Minggu (14/06/2020) mencapai 155 orang. Simak Selengkapnya.

  1. Jip Bromo yang Kini Berubah Jadi Gerobak Mlijo

HAMPIR 3 bulan lamanya, Didik Handoko tak mendapat pemasukan dari aktivitasnya sebagai sopir jip Bromo. Beberapa waktu, ia seperti tak bisa produktif. Lebih-lebih domisilinya di Desa Sapih, Kecamatan Lumbang, Kabupaten Probolinggo cukup terpencil. Jalan rusak dan terjal membuatnya kesulitan. Semakin menambah penderitaan dalam masa pandemi corona.

Namun, akses jalan yang cukup sulit, seakan membuat warga terisolasi, sepertinya menjadi peluang tersendiri bagi Didik. Simak Selengkapnya.

  1. Jenuh di Rumah? Berkebun ala Bapak-Anak Tengger ini yuk

Sukapura (wartabromo.com) – Jenuh dengan kegiatan belajar mengajar di rumah (Home Learning) membuat seorang guru honorer di Kabupaten Probolinggo banting setir. Bersama anaknya, mereka memilih berkebun di lahan yang sempit. Selain mampu menopang kebutuhan gizi keluarga, hasilnya juga dibagikan ke tetangga.

Dengan telaten, Sumardi warga Desa Sapi Kerep, Kecamatan Sukapura, Kabupaten Probolinggo, mengangkut tanah di dekat rumahnya. Tanah itu kemudian dimasukkan ke dalam kotak plastik pengganti pot. Sebagai campuran, ia memasukkan pupuk kandang dan juga sekam di bagian atasnya. Simak Selengkapnya.