Tak Boleh Sembarangan! Begini Risiko Pakai Kondom Kadaluarsa

1214

Pasuruan (Wartabromo.com) – Salah satu alat untuk mencegah kehamilan yang biasa dipakai kaum pria yakni kondom. Alat pelindung ini juga kerap dimanfaatkan sebagai sarana mencegah risiko Infeksi Menular Seksual (IMS).

Sebagaimana produk lain yang dijual di pasaran, kondom juga memiliki masa kadaluarsa. Masa kadaluarsa tersebut bergantung pada bahan dasar pembuatan kondom.

Umumnya, lateks merupakan bahan dasar membuat kondom. Namun, ada pula yang terbuat dari poliuretan, dan kulit domba. Ketiga jenis bahan tersebut tidak dapat bertahan selamanya dan memiliki masa kadaluarsa berbeda-beda.

“Kondom lateks rata-rata memiliki waktu kedaluwarsa lima tahun dari tanggal pembuatannya,” ungkap Jessica O’Reilly PhD, salah seorang pakar seks, dinukil dari detik.

Ditambahkan kemudian, kondom berjenis poliuretan memiliki masa kadaluarsa seperti kondom lateks, yakni 5 tahun setelah diproduksi. Berbeda halnya dengan kondom kulit domba. Kondom alami ini memiliki waktu kadaluarsa 1 tahun.

Maka dari itu, saat menggunaan kondom tidak boleh sembarangan. Pasalnya, kesalahan kecil saat menggunakan kondom malah memicu masalah.

Termasuk ketika menggunakan kondom kadaluarsa. Meski terlihat sepele, kondom yang melewati masa kedaluwarsa memiliki risiko.

Bagaimana tidak, efektivitas kondom akan berkurang. Sebab potensi kandungan spermisida dalam kondom telah menurun.

Tak sampai disitu, kandungan lateks dan pelumas yang terdapat di dalam kondom juga dapat mengering. Tak jarang, penggunanya akan mengalami iritasi, bahkan terluka.

Satu lagi bahaya memakai kondom kadaluarsa yakni mengalami risiko lebih tinggi IMS. Hal tersebut berlaku untuk pengguna dan pasangan.

Jadi, pastikan kondom yang digunakan tidak melewati batas kadaluarsa ya bolo. (bel/may)