Para Tionghoa dan Usahanya Membangun Pendidikan Pertama di Pasuruan (2-Habis)

3086

Tapi beberapa tahun setelah tahun 1961 Indonesia mengalami gonjang-ganjing politik. Tahun 1965 situasi politik berubah mendadak. Seluruh negeri diliputi suasana teror, tak terkecuali sekolah THHK.

Sekolah ini menghadapi ancaman yang serius. Rapat-rapat mingguan dan siaran-siaran lagu pada waktu jeda di sekolah dihentikan. Halaman sekolah yang biasanya ramai, tiba-tiba menjadi sunyi senyap. Puncaknya adalah pada bulan April tahun 1966.

Baca juga: Para Tionghoa dan Usahanya Membangun Pendidikan Pertama di Pasuruan (1)

Pemerintah saat itu mengeluarkan keputusan untuk menutup sekolah THHK. Saat ditutup, murid sekolah THHK terakhir berjumlah 900-an orang. Dan tak lama setelah sekolah itu ditutup, guru-gurunya pun pergi meninggalkan Pasuruan.

Baca Juga :   Cerita Para Pemburu Rezeki di Kuburan

Sekolah THHK yang dibuka sejak tahun 1904 hingga berakhir pada tahun 1966 tercatat telah menampung dan membina murid lebih dari 2000 orang. 80% anak-anak perantau dan etnis Tionghoa di Pasuruan pernah menerima pendidikan di sekolah ini. (*/asd)