Pemuda yang Dibondet saat Hadang Maling Merupakan Anggota Band

1583

 

Purwosari (WartaBromo) – Ahmad Saifuddin, pemuda yang hadang maling motor di Desa Martopuro, Kecamatan Purwosari , Sabtu (14/11/2020) malam lalu dikenal sebagai pribadi yang baik.

Baca: Hadang Maling di Purwosari, Pemuda asal Kraton Ini Dibondet, Luka Parah!

Kebiasaannya yang suka menolong itu pula yang akhirnya menjadikannya sebagai korban. Lengan kananya robek usai terkena ledakan bondet saat menghadang maling.

Keterangan keluarga yang tak ingin disebutkan identitasnya menceritakan, malam itu, Saifudin sebenarnya hendak tampil di acara hajatan di Martopuro.

Kebetulan, ia anggota grup musik yang akan manggung di acara hajatan di sekitar lokasi kejadian. Namun, karena belum mengantongi izin, gelaran musik itu pun dibatalkan.

Baca Juga :   Perang Bondet, Pria Winongan Tewas

“Karena belum mengantongi ijin, semua kru akhirnya memutuskan untuk pulang,” terang anggota keluarga korban saat ditemui di lingkungan RSUD Bangil, Minggu (15/11/2020).

Saat perjalanan pulang itulah, korban mendengar teriakan orang minta tolong. Dalam waktu yang sama, ia melihat pelaku yang berusaha kabur membawa motor milik Wijianto (51).

Baca: Berikut Kronologi Maling Dimassa di Purwosari

“Saat mau pulang, ada orang teriak minta tolong, sehingga Saifudin berusaha menolong korban pencurian dengan merebut motor curian. Saat itulah insiden terjadi, pelaku mengeluarkan bondet dari tasnya ke arah Saifudin,” jelasnya saat ditemui di lingkungan RSUD Bangil.

Pelaku berhasil ditangkap warga dan dibawa ke rumah kepala dusun setempat. Sementara itu, Saifudin menderita luka robek di bagian lengan kanan dan luka bakar di bagian rusuk kanan akibat bondet.

Baca Juga :   Dikejar Warga, Kawanan Pencuri Sapi di Probolinggo Berondong Bondet

Karena menderita luka parah, Saifudin segera dibawa ke Puskesmas Purwosari untuk perawatan medis. Setelah itu dirujuk di RSUD Bangil sekitar pukul 20.00, untuk dirawat lebih intesif.

“Tadi saya jenguk sudah tidak ada di ruang IGD, sudah dipindah, kemungkinan dipindah di ruang operasi, kondisinya lengannya robek dagingnya, beruntung jarinya masih bisa digerakkan, bagian rusuk kanan juga luka,” terangnya lebih lanjut.

Sedianya Saifudin memang akan dioperasi hari ini (15/11/2020). Namun ia menjelaskan belum mengetahui jadwal pasti terkait operasi lengan Saifudin. Sementara itu, korban ditemani oleh ibunya di ruang perawatan.

Lebih lanjut, ia menjelaskan bahwa ibu korban sudah ada firasat tidak enak sebelum kejadian. “Saifudin biasanya sholat maghrib berjamaah di masjid, lah ini sholat sendiri di rumah, terburu-buru katanya,” ungkapnya.

Baca Juga :   Warga Winongan Terluka Kena Ledakan Bondet

Sampai pukul 11.30, keluarga Saifudin masih menunggu kabar selanjutnya dari perawatan medis untuk Saifudin. Mereka berharap Saifudin diberikan kesembuhan setelah menjalani operasi. (oel/asd)