Cara Mengatasi Burnout Syndrome Ketika Merasa Lelah dengan Pekerjaan

448

Pasuruan (WartaBromo) – Pandemi Covid-19 yang tak kunjung usai membuat para ibu semakin stres. Selain mengurus rumah tangga, kini seorang ibu harus menggandakan peran menjadi berkali-kali lipat lebih banyak.

Sebenarnya rasa stres merupakan hal yang biasa dialami oleh para ibu. Namun ternyata, ada kondisi lain yang lebih mengkhawatirkan daripada stres biasa, yakni burnout syndrome.

Burnout syndrome sendiri diartikan sebagai keadaan yang membuat seseorang merasa kelelahan. Rasa lelah ini bisa secara emosi, fisik maupun mental yang disebabkan stress berkepanjangan.

Dinukil dari cnnindonesia.com, Menurut Putu Andani, psikolog TigaGenerasi, burnout berada di antara stres dan depresi. Ini jadi titik kritis di mana saat ibu punya kendali maka ibu bisa lebih kuat.

Mengetahui hal tersebut, lantas bagaimana cara mengatasi burnout syndrome saat ibu merasa lelah dengan segala pekerjaan? Ini dia!

1. Perbanyak Sosialisasi

Saat merasa lelah dan mulai stres, segera hubungi orang-orang terdekat. Perbanyak bergaul dengan rekan kerja dan batasi hubungan dengan orang yang memunculkan getaran negatif.

2. Ubah Cara Melihat Pekerjaan

Tanpa disadari, sebenarnya burnout syndrome yang dialami para ibu terjadi karena ketidakmampuan menilai pekerjaan. Untuk itu, demi mengatasi masalah ini cobalah untuk menemukan nilai dalam pekerjaan, serta berusaha menjaga keseimbangan hidup.

Baca juga: Ladies, Sebelum Memutuskan Jadi Ibu Ketahui Hal Ini Dulu Yuk!

3. Evaluasi Kembali Prioritas Hidup

Sebagai seorang ibu, pastinya memiliki prioritas dalam hidup. Misalnya, membesarkan anak atau menjaga kestabilan keuangan rumah tangga.

Namun ternyata terlalu mengedepankan prioritas bisa membuat seorang ibu mengalami burnout syndrome. Oleh karenanya, tetapkan batasan dan berikan ruang untuk relaksasi diri.

4. Melakukan Therapeutic Activity

Cara mengatasi burnout syndrome yang berikutnya adalah dengan melakukan therapeutic activity. Upaya ini mampu menumbuhkan kembali kesegaran mental dan fisik.

5. Hubungi Dokter

Apabila stres yang disebabkan pekerjaan tidak kunjung menemukan jalan keluar, jangan berdiam diri. Segera hubungi dokter ahli untuk menangani masalah burnout syndrome. (trj/may)

Baca juga: Tips Menjaga Kesehatan Mental Selama Pandemi