BMKG Sebut Daerah Ini Rawan Awan Cumolonimbus, Bahayakan Penerbangan

402
Pesawat Cessna 172. (Foto untuk ilustrasi)

Pasuruan (WartaBromo.com) – Cuaca ekstrem diprakirakan terjadi di puncak musim hujan ini. Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika kemudian mengingatkan sektor penerbangan untuk berhati-hati.

Deputi Bidang Meteorologi, Guswanto menambahkan, potensi cuaca ekstrem diprediksi dapat terjadi pada 19-25 Januari 2021. Cuaca ekstrem ini berdampak pada pelayaran hingga penerbangan.

“Oleh karena itu BMKG terus mengimbau masyarakat dan semua pihak yang terkait dengan sektor transportasi, untuk selalu meningkatkan kewaspadaannya terhadap cuaca signifikan atau potensi cuaca ekstrem yang masih dapat terjadi di puncak musim hujan ini, demi mewujudkan keselamatan dalam layanan penerbangan,” kata Guswanto dalam keterangan resminya.

Baca juga: Berpotensi Banjir, Waspadai Cuaca Ekstrem di Tanggal Ini

Guswanto menyebut, cuaca ini berpotensi membentuk awan-awan Cumulonimbus (CB) yang dapat membahayakan penerbangan. Nah, ada beberapa daerah yang berpotensi membentuk awan CB.

Yakni Pulau Jawa diantaranya Jawa Timur, Jawa Barat, Jawa Tengah, DIY. Kemudian Aceh, Sumatera Utara, Jambi, Sumatera Selatan, Bengkulu, Lampung, Bangka Belitung.

Selanjutnya Kalimantan Utara, Kalimantan Timur, Kalimantan Tengah, Sulawesi Selatan, Sulawesi Tenggara, Sulawesi Tengah, NTT, NTB, Maluku, Papua Barat, Papua.

BMKG kemudian berpesan untuk selalu mengupdate prakiraan cuaca, supaya lebih berhati-hati.

“Masyarakat dan semua pihak diminta untuk terus memonitor pemutakhiran informasi tersebut agar dapat lebih waspada dan memitigasi berbagai risiko yang dapat diakibatkan oleh kondisi cuaca,” tegas Dwikorita Karnawati, Kepala BMKG. (may/ono)

Baca juga: Tips Memilih Maskapai Penerbangan yang Aman dan Nyaman