Misteri Asal Usul “Rondo Royal”, yang Belum Terpecahkan

1983

 

Pasuruan (WartaBromo.com) – Indonesia merupakan salah satu negara yang paling terkenal ragam budayanya. Mulai dari suku, bahasa hingga makanan memiliki karakteristik dan nama tersendiri.

Salah satu makanan yang memiliki nama unik di Indonesia adalah “Rondo Royal”. Makanan khas Jepara, Jawa Tengah ini amat populer di seluruh tanah Jawa.

Rondo Royal sendiri sebenarnya adalah jajan yang terbuat dari tape, diisi dengan irisan gula merah dan dibalut dengan tepung beras lalu digoreng. Makanan ini sangat cocok dijadikan teman saat minum kopi.

Sensasi manis nan legit dari gorengan ini ternyata menyisakan tanda tanya besar bagi penikmatnya. Hal yang sampai kini terus dipertanyakan adalah mengenai asal usul pemberian nama “Rondo Royal”

Baca Juga :   Nikmati Sensasi Jadi Raja di Kerajaan Kopi "Keko" Pandaan

Berbagai situs menguraikan berbagai spekulasi perihal jajanan ini. Mulai dari dibuat oleh seorang janda kaya, makanan khusus janda hingga dikaitkan dengan proses fermentasi singkong menjadi tape.

Berdasarkan beberapa sumber mengklaim penyebab dinamakannya tape goreng sebagai “Rondo Royal” adalah karena sang pembuat terinspirasi dari makanan asal Belanda yang disebut “Rondo”

Kendati demikian, ternyata perdebatan mengenai asal usul nama ini pernah diulas menggunakan keilmuan morfologi Jawa. Dinukil dari pikiran-rakyat.com, pemberian nama “Rondo Royal” tidak ada kaitannya dengan janda.

Pasalnya, asal mula kata “Rondo” adalah “Rodo/Rada” yang artinya “agak/hampir”. Pengucapan kata “rodo” ini terdengar mirip “rondo” berdasarkan aksen masyarakat pesisir utara (Jepara-Rembang)

Sedangkan kata “Royal” memiliki arti “mewah” Maka kemudian, nama “rodo royal” lebih familiar disebut sebagai “Rondo Royal” yang berarti “agak/hampir mewah”

Baca Juga :   Pemkab Latih Barista, Dukung Potensi Kopi Lumajang

Penamaan ini dimungkinkan karena pada jaman itu gula merah bukan sesuatu yang murah. Oleh karenanya, tape goreng dengan isian gula merah dianggap sebagai sesuatu yang lumayan mewah pada masanya.

Mengingat pada jaman dahulu, masyarakat Jawa cukup makan apa adanya dan lebih sering mengkonsumsi singkong biasa. Lantas, apakah Bolo Warmo memiliki asumsi lain seputar asal usul nama “Rondo Royal”? (trj/may)

Baca juga: Mencicipi Si Manis Rondo Royal Asal Jawa