Zona Merah Covid-19 Meluas hingga Harga Degan Ijo di Kota Pasuruan Melonjak | Koran Online 22 Juli

9559

Beragam peristiwa kami sajikan pada 21 Juli melalui laman media online wartabromo. Ragam berita menarik kini kami rangkum untuk kembali anda baca dalam koran online edisi Kamis (22/07/2021). Mulai Zona Merah Covid-19 Meluas hingga Harga Degan Ijo di Kota Pasuruan Melonjak:

  1.   Penuh, IGD RSUD Pasirian Tutup

Pasirian (WartaBromo.com) Instalasi Gawat Darurat (IGD) Rumah Sakit Umum Daerah Pasirian sementara tidak menerima pasien. Tidak tersedianya tempat tidur jadi penyebabnya.

Hal tersebut terpampang dalam pengumuman RSUD Pasirian pada Rabu (21/07/2021). Simak Selengkapnya.

  1.     Zona Merah Covid-19 Meluas di Jawa Timur

Surabaya (WartaBromo.com) – Kasus COVID-19 di Jatim masih melonjak. Tercatat, saat ini ada 46.437 kasus aktif. Pun demikian dengan zona merah yang kini mencakup 33 kabupaten/kota.

“Dari penilaian Satgas Pusat, berdasar 15 indikator, di Jatim, 33 kabupaten/kota masuk zona merah COVID-19,” ujar Dr Makhyan Jibril, Jubir Satgas COVID-19 Jatim dalam keterangan yang diperoleh wartabromo.com pada Rabu, 21 Juli 2021. Simak Selengkapnya.

  1.   PPKM Diperpanjang, Kabupaten Pasuruan Masuk Kategori Level 3

Pasuruan (WartaBromo.com) – PPKM Darurat yang sedianya berakhir pada 20 Juli 2021 diperpanjang. Namun istilahnya berubah menjadi PPKM Level 4.

Sesuai Instruksi Menteri Dalam Negeri Nomor 22 Tahun 2021, Kabupaten Pasuruan masuk dalam kategori PPKM level 3. Simak Selengkapnya.

  1.       Banyak Dicari saat Pandemi, Harga Degan Ijo di Kota Pasuruan Tembus Rp50 ribu per buah

Pasuruan (wartabromo.com) – Sejak melonjaknya kasus covid-19, degan ijo jadi primadona karena banyak dicari. Harga degan ijo di wilayah Kota Pasuruan pun melonjak tajam.

Fauzan (28), pedagang kelapa muda (degan) di Jl. Untung Suropati, Kelurahan Purutrejo, Kecamatan Purworejo, Kota Pasuruan atau tepat di sebelah selatan pasar kebonagung mengaku ramai pembeli. Saat ini, harga degan ijo mencapai Rp 50 ribu perbiji. Simak Selengkapnya.

  1.   Usai Tangkap Pegiat LSM yang Provokasi Demo Tolak PPKM, Polisi Buru Aktor Intelektual

Pasuruan (WartaBromo.com) – Tersangka AH alias BU yang ditahan Polres Pasuruan Kota ternyata bukan pembuat poster propaganda aksi tolak PPKM Darurat. Polisi masih menelusuri siapa aktor intelektual dari aksi tersebut.

Hal ini diungkapkan Kasat Reskrim Polres Pasuruan Kota, AKP Rachmad Ridho Satrio. Ridho menyebut bahwa AH ditahan setelah menyebarkan poster propaganda di media sosial dan diimbuhi kata-kata provokasi. Simak Selengkapnya.