Kalimat Hasbullah Ancam Mati Wartawan Dinilai Sangat Berbahaya

937
Screenshot video Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Pasuruan Hasbullah saat berpidato di depan pegawai. Ia ucapkan ancaman mati terhadap wartawan dan LSM yang mengganggu dunia pendidikan.

Pasuruan (WartaBromo.com) – Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Pasuruan Hasbullah tebar ancaman mati terhadap wartawan. Karuan saja, ujaran itu dinilai berbahaya.

Sekretaris Komisi IV DPRD Kabupaten Pasuruan
Muhammad Zaini kepada WartaBromo menyatakan, bahwa kalimat ancaman mati tak sepatutnya diucapkan oleh siapapun, terlebih seorang pejabat pemerintahan.

Menurutnya, apa yang disampaikan Hasbullah bisa dibilang di luar batas, bahkan sangat berbahaya. “Omongan yang berbahaya. Sangat tidak pantas diucapkan oleh kepala dinas pendidikan” kata Zaini, Rabu (19/1/2022).

Politisi PKS ini menegaskan, Hasbullah harus menyampaikan permohonan maaf secara terbuka, mengakui kelalaian ucapan ancaman kematian tersebut. Itu karena, ia menilai seharusnya Hasbullah memosisikan diri sebagai pejabat yang anti kritik, bahkan sepatutnya merangkul semua elemen masyarakat termasuk kalangan LSM maupun wartawan.

Baca Juga :   Ruang Isolasi Pasien Covid-19 di Kabupaten Pasuruan Hampir Penuh

“Saya kaget melihat videonya. Ancaman mati itu bukan kata-kata main-main. Sangat berbahaya,” tandasnya memungkasi.

Baca juga:

Kadispendik Kabupaten Pasuruan Hasbullah “Ancam Mati” Wartawan

Hasbullah Ancam Mati Wartawan, PWI Jatim: Harus Dilawan

Diberitakan sebelumnya, video pidato Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Pasuruan Hasbullah viral dan menjadi perbincangan di media sosial. Dalam video, Hasbullah ucapkan ancaman mati terhadap wartawan dan LSM.

Berikut kalimat ancamannya:
“Katek ganggu kepemimpinanku, ganggu sekolahan ati-ati. Mati awakmu ngkok yo! kepala sekolah semuanya ga usah takut sama LSM, sama siapa, ini perwakilan e iki ya. Iki nyoting, grup golongan wartawan-LSM sebarin ya. Ojo sampek ganggu @!** mati!!”
(ono)