Kraksaan (WartaBromo.com) – Sepeda motor milik Linda, warga Dusun Nambengan, Desa Kalibuntu, Kecamatan Kraksaan, Kabupaten Probolinggo, hilang saat diparkir di area Gedung Islamic Center (GIC) Kraksaan, Kamis (23/4/2026).
Linda mengatakan, dirinya datang ke lokasi sekitar pukul 08.30 WIB untuk menghadiri kegiatan Pengembangan Kapasitas Usaha (PKU) Akbar PNM Mekaar.
Ia memarkir sepeda motor Honda Beat miliknya di sisi selatan lantai bawah gedung bersama kendaraan lain.
“Saya parkir di situ, sudah dikunci stir,” ujar Linda saat ditemui di lokasi.
Sekitar pukul 10.15 WIB, Linda turun dari lantai satu gedung karena hendak mengantar anaknya ke kamar kecil.
Namun, saat kembali ke area parkir, sepeda motornya sudah tidak berada di tempat semula.
“Saya cari ke sekitar sini, tapi sudah tidak ada,” katanya.
Linda mengaku sepeda motor tersebut masih dalam masa cicilan dengan sisa tujuh kali angsuran.
Hingga siang hari, ia belum melaporkan kejadian itu ke polisi dan masih menunggu keluarganya datang.
Ia juga sempat meminta bantuan petugas untuk melihat rekaman kamera pengawas. Namun, menurut Linda, kamera CCTV di area tersebut tidak berfungsi.
“Tadi katanya CCTV mati,” ujarnya.
Salah seorang petugas Gedung Islamic Center yang enggan disebut namanya membenarkan bahwa kamera pengawas di area parkir sudah lama rusak.
“Sudah lama dilaporkan, tapi belum ada pengadaan baru,” katanya.
Ia menduga pelaku membawa kabur kendaraan melalui portal sisi selatan gedung yang saat itu dalam kondisi terbuka untuk akses keluar-masuk pengunjung acara.
Menurut dia, biasanya saat ada kegiatan besar, area parkir dijaga petugas dari Karang Taruna Kelurahan Patokan. Namun saat kejadian, tidak ada petugas yang berjaga.
“Sudah dihubungi, tapi katanya tidak ada yang bisa datang. Mungkin kecapekan markir do acara Harjakapro,” ujarnya.
Peristiwa tersebut menambah daftar kasus kehilangan kendaraan di area publik dan menjadi sorotan terkait sistem keamanan parkir di lokasi kegiatan masyarakat. (aly/saw)





















