Subuh Mencekam di Probolinggo, Pedagang Tempe Jadi Korban Begal Bersajam

16

Kanigaran (WartaBromo.com) – Seorang perempuan penjual tempe di Kota Probolinggo menjadi korban pembegalan saat hendak berangkat berdagang pada Kamis (7/5/2026) dini hari.

Korban diketahui bernama Agustin Setyaningrum, warga Kelurahan Sumbertaman.

Ia nyaris mengalami luka serius setelah diancam menggunakan senjata tajam jenis celurit panjang oleh pelaku.

Aksi kriminal tersebut terjadi di sekitar kawasan Taman Corona, tepatnya setelah tikungan Jalan Muria, Kelurahan Kebonsari Kulon, Kecamatan Kanigaran.

Dari rekaman CCTV yang beredar, korban diduga telah diikuti oleh dua orang pelaku sejak beberapa saat sebelum kejadian.

Ketika tiba di lokasi yang sepi, sepeda motor korban langsung dipepet oleh dua pria yang berboncengan menggunakan satu kendaraan.

Pelaku kemudian menghentikan laju motor korban sambil membawa senjata tajam menyerupai klewang.

Korban sempat berusaha mempertahankan sepeda motornya hingga terjadi tarik-menarik dengan salah satu pelaku.

Situasi semakin menegangkan saat pelaku mengarahkan celurit ke leher korban sambil melontarkan ancaman.

Karena ketakutan, korban akhirnya melepaskan kendaraannya sambil berteriak meminta pertolongan.

Teriakan histeris korban diduga membuat para pelaku panik dan segera melarikan diri dari lokasi kejadian.

Dalam peristiwa itu, korban kehilangan satu unit sepeda motor matik bernomor polisi N 5516 RD beserta dagangan tempe yang rencananya akan dijual di Pasar Baru Kota Probolinggo.

Suami korban, Lukman, mengaku keluarganya sangat terpukul atas kejadian tersebut.

Ia menyebut aksi para pelaku sangat nekat karena dilakukan saat kondisi jalan masih lengang menjelang pagi.

“Biasanya tidak lewat situ, da jaraknya lumayan dekat dengan bapak mertua saya, yang juga bawa motor lain di belakang istri,” tuturnya, ditemui usai laporan ke SPKT Polres Probolinggo Kota, Kamis siang.

Sementara itu, Plt Kasi Humas Polres Probolinggo Kota, Iptu Zainullah, membenarkan bahwa kasus tersebut kini sedang ditangani Satreskrim Polres Probolinggo Kota.

“Polisi telah melakukan olah TKP, meminta keterangan korban, serta memeriksa sejumlah saksi guna memburu pelaku,” kata Iptu Zainullah.

Kepolisian juga mengingatkan masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan ketika beraktivitas pada jam-jam rawan, khususnya saat dini hari.

Warga diimbau tidak bepergian seorang diri dan memilih melintas di jalur utama demi mengurangi risiko tindak kejahatan. (lai/saw)

Website with WhatsApp Message
Follow Official WhatsApp Channel WARTABROMO untuk mendapatkan update terkini berita di sekitar anda. Klik disini.