Hampir 20 Ribu Anak di Kabupaten Pasuruan Tak Sekolah

5

Bangil (WartaBromo.com) – Upaya Pemerintah Kabupaten Pasuruan untuk mendongkrak angka Indeks Pembangunan Manusia (IPM) menghadapi tantangan besar. Berdasarkan data terbaru Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) tahun 2026, sebanyak 19.857 anak di Kabupaten Pasuruan tercatat masuk kategori Anak Tidak Sekolah (ATS).

Jumlah tersebut mencakup anak yang belum pernah bersekolah, putus sekolah (drop out), hingga lulusan yang tidak melanjutkan pendidikan ke jenjang berikutnya. Kondisi ini dinilai menjadi salah satu penghambat utama peningkatan kualitas sumber daya manusia di Kabupaten Pasuruan.

Bupati Pasuruan, Rusdi Sutejo, sebelumnya menegaskan bahwa penanganan ATS menjadi kunci penting dalam upaya meningkatkan IPM daerah.

“Selama masih banyak ATS belum kita tuntaskan, maka peningkatan IPM akan berjalan lambat,” ujar Rusdi beberapa waktu lalu di Pendopo Nyawiji Ngesti Wenganing Gusti.

Pemkab Pasuruan kini mulai memetakan wilayah dengan jumlah ATS tertinggi. Dari total hampir 20 ribu kasus, enam kecamatan tercatat menjadi wilayah dengan angka paling tinggi, yakni Kecamatan Lekok, Kraton, Pasrepan, Wonorejo, Nguling, dan Kejayan.

Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Pasuruan, Tri Krisni Astuti, mengatakan pihaknya tengah melakukan validasi data untuk memastikan kondisi riil di lapangan.

“Data ATS di lapangan, baik yang mau kembali sekolah atau yang akan melanjutkan lagi, kami masih menunggu hasil pendataan dari masing-masing camat,” jelas Tri Krisni.

Data valid tersebut nantinya akan menjadi dasar pemerintah dalam menyalurkan bantuan pendidikan. Pemkab Pasuruan berkomitmen memberikan akses pendidikan gratis bagi anak-anak yang terdata agar dapat kembali menempuh pendidikan formal maupun nonformal.

Untuk mempercepat penurunan angka ATS, Bupati Pasuruan juga telah menginstruksikan seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait agar memperkuat kolaborasi.

Sinergi lintas sektor itu diharapkan tidak hanya membuka akses pendidikan, tetapi juga meningkatkan kesadaran masyarakat tentang pentingnya sekolah demi masa depan generasi muda dan kemajuan Kabupaten Pasuruan. (fir)

Website with WhatsApp Message
Follow Official WhatsApp Channel WARTABROMO untuk mendapatkan update terkini berita di sekitar anda. Klik disini.