Pasang Atap Kantor Koramil Rejoso, Pekerja Bangunan Tersengat Listrik Tegangan Tinggi

44

Rejoso (WartaBromo.com) – Seorang pekerja bangunan tersengat aliran listrik bertegangan tinggi saat memasang atap proyek pembangunan Kantor Koramil 0819/08 Rejoso, Kabupaten Pasuruan, Sabtu (16/5/2026) pagi. Korban sempat tak sadarkan diri di atas bangunan sebelum akhirnya dievakuasi ke fasilitas kesehatan.

Korban diketahui bernama Suwadi (44), warga Desa Segoropuro, Kecamatan Rejoso, Kabupaten Pasuruan. Akibat insiden tersebut, korban mengalami luka bakar dan harus menjalani perawatan intensif di RSUD Bangil.

Peristiwa itu terjadi ketika korban bersama sejumlah pekerja lainnya tengah memasang atap genteng bangunan. Di sekitar lokasi proyek diketahui terdapat jaringan kabel listrik tegangan menengah (JTM) milik PLN yang berada cukup dekat dengan area pengerjaan.

Salah satu rekan kerja korban, Basori (40), mengatakan saat kejadian dirinya bersama korban sedang mengukur ketebalan bubungan atau wuwung atap. Korban saat itu menarik tali sebagai acuan kelurusan pemasangan genteng.

“Iya, saya kan narik bola (tali), narik biar kenceng, biar lurus. Terus saya kelihatan kaki-kakinya menyala itu,” ujar Basori.

Melihat percikan api di bagian kaki korban, Basori langsung panik dan berusaha memastikan kondisi korban yang masih berada di atas bangunan.

“Terus bilang loh, Cak Su, kesetrum tah sampeyan. Gitu, ya wis gitu tok. Korban sempat pingsan di atas,” imbuhnya.

Korban kemudian dievakuasi oleh rekan-rekannya ke Puskesmas Rejoso untuk mendapat pertolongan pertama. Karena mengalami luka bakar akibat sengatan listrik, korban selanjutnya dirujuk ke RSUD Bangil guna menjalani penanganan medis lebih lanjut.

Komandan Koramil 0819/08 Rejoso, Kapten Cpl Adia Warman, memastikan pihaknya akan terus mendampingi proses pengobatan korban hingga pulih.

“Personel kita saat ini lagi mendampingi, mulai dari Puskesmas hingga dirujuk ke RSUD Bangil kita dampingi terus. Untuk biaya pengobatan seperti yang ditanyakan, ke depan akan tetap kita pantau dan koordinasikan dengan pihak rumah sakit bagaimana perkembangan kesehatannya. Intinya akan kami dampingi sampai sembuh,” tegasnya saat dikonfirmasi melalui sambungan telepon.

Menurut Adia, sebelumnya pihak Koramil telah beberapa kali mengingatkan para pekerja agar lebih berhati-hati lantaran lokasi proyek berada dekat dengan kabel listrik bertegangan tinggi milik PLN.

Bahkan, pihak Koramil juga sempat berkoordinasi untuk melakukan pemadaman arus listrik sementara selama pengerjaan berlangsung. Namun, langkah tersebut terkendala kebutuhan pasokan listrik warga sekitar sehingga pemadaman tidak memungkinkan dilakukan secara sepihak.

Pasca kejadian, pihak Koramil kembali berkoordinasi dan menyurati PLN guna mencari solusi penanganan kabel listrik di sekitar area proyek pembangunan.

Meski demikian, proses pembangunan markas Koramil Rejoso dipastikan tetap berjalan dengan pengawasan keselamatan kerja yang lebih ketat.

“Untuk pengerjaan proyek tetap lanjut, Mas. Namun, kami tekankan lagi kepada para pekerja untuk lebih waspada dan berhati-hati agar kejadian serupa tidak terulang kembali,” pungkasnya. (don)

Website with WhatsApp Message
Follow Official WhatsApp Channel WARTABROMO untuk mendapatkan update terkini berita di sekitar anda. Klik disini.