Di Wonorejo Ada Jembatan Akhirat Sirotol Mustaqim, Jadi Akses Warga dan Anak Sekolah

15

Wonorejo (WartaBromo.com) – Di Desa Rebono, Kecamatan Wonorejo, Kabupaten Pasuruan masih ditemukan jembatan yang tergolong memprihatinkan. Seluruh struktur jembatan terbuat dari bambu dan dibangun melalui gotong royong swadaya dari masyarakat setempat untuk dijadikan penghubung antara Dusun Rebono Barat menuju Dusun Asem Jajar.

Jembatan yang melintasi Sungai Glendangan itu oleh warga setempat diberi nama “Jembatan Akhirat Shirotol Mustaqim”.

Menurut Rohasi warga setempat, jembatan tersebut dibangun secara swadaya oleh warga untuk mempermudah dan mendekatkan akses warga Dusun Rebono Barat dan Dusun Asem Jajar, khususnya akses sekolah bagi anak-anak mereka.

Meski jembatan tersebut bukan akses satu-satunya penghubung antara dua dusun, namun warga beserta anak sekolah lebih sering memilih melewati jalur itu karena dinilai lebih efektif dan jarak lebih dekat.

“Jembatan ini sangat penting, khususnya akses anak-anak sekolah, kalau pagi anak-anak sekolah dari Dusun Asem Jajar melewati jembatan itu untuk pulang pergi sekolah ke Dusun Rebono Barat. Dan sorenya anak-anak dari Rebono barat melintasi jembatan itu untuk ngaji ke Asem Jajar,” kata Rohasi saat menceritakan tentang manfaat jembatan Akhirat tersebut.

Aripin yang juga warga setempat menjelaskan, sebelum Jembatan Akhirat Shirotol Mustaqim itu dibangun, warga beserta anak-anak sekolah melewati jalur sungai yang cukup curam dan berbahaya khususnya saat musim hujan.

Selain akses untuk ratusan kepala keluarga Dusun Asem Jajar, jembatan tersebut juga bisa dijadikan akses alternatif menuju Desa Candi Rubuh, Kecamatan Rembang.

“Material jembatan semuanya terbuat dari bambu, jadi cepet rusak. Ini belum dua tahun dibangun tapi sudah beberapa kali perbaikan,” pungkasnya. (Fir)

Website with WhatsApp Message
Follow Official WhatsApp Channel WARTABROMO untuk mendapatkan update terkini berita di sekitar anda. Klik disini.