Halo SAE Resmi Diluncurkan, Warga Kabupaten Probolinggo Kini Bisa Lapor Jalan Rusak hingga Pelayanan Publik Lewat AI

11

Probolinggo (WartaBromo.com) — Pemerintah Kabupaten Probolinggo resmi meluncurkan layanan pengaduan masyarakat berbasis kecerdasan buatan atau Artificial Intelligence (AI) bernama Halo SAE, Rabu (20/5/2026).

Melalui layanan tersebut, masyarakat kini dapat lebih mudah menyampaikan berbagai keluhan, mulai dari jalan rusak, jembatan putus, hingga persoalan pelayanan publik.

Program yang diluncurkan langsung oleh Bupati Probolinggo Mohammad Haris itu menjadi bagian dari pengembangan sistem pelayanan publik berbasis digital yang tengah dibangun Pemerintah Kabupaten Probolinggo.

Masyarakat dapat menyampaikan laporan melalui hotline 082131001001 maupun laman resmi halosae.probolinggokab.go.id⁠ .

Menurut Bupati Haris, sistem Halo SAE sebenarnya telah dipersiapkan sejak tahun lalu. Namun, peluncurannya baru dilakukan tahun ini karena masih melalui tahap penyempurnaan teknologi dan integrasi sistem berbasis AI.

“Ini sebenarnya sudah kami persiapkan dari jauh hari. Karena berbasis AI, ada banyak penyempurnaan yang harus dilakukan,” ujar Haris saat peluncuran program dalam apel Harkitnas di halaman depan Kantor Bupati Probolinggo.

Ia menjelaskan, seluruh laporan masyarakat yang masuk akan otomatis diteruskan kepada organisasi perangkat daerah (OPD) terkait sesuai bidang penanganannya. Sistem tersebut juga terhubung dengan konsep satu data dan command center yang sedang dikembangkan Pemkab Probolinggo.

“Begitu ada laporan masuk, langsung terbaca dan terdistribusi ke OPD terkait. Ini juga langsung terkoneksi ke gadget saya,” kata Gus Haris, sapaannya.

Dalam sistem Halo SAE, laporan masyarakat dibagi berdasarkan tingkat urgensi penanganan. Untuk kategori darurat, laporan wajib direspons dalam waktu 1 hingga 3 jam.

Sementara laporan kategori menengah ditindaklanjuti kurang dari 24 jam, sedangkan laporan yang memerlukan asesmen lanjutan memiliki batas penanganan maksimal 3×24 jam.

Menurut Gus Haris, persoalan infrastruktur seperti jalan rusak dan jembatan putus menjadi salah satu prioritas penanganan cepat dalam sistem tersebut.

Selain mempercepat respons pelayanan publik, teknologi AI juga digunakan untuk memverifikasi laporan masyarakat. Sistem akan melakukan filterisasi otomatis terhadap laporan palsu maupun aduan yang tidak valid.

“Validasi laporan nanti dilakukan sistem AI. Jadi kalau ada laporan yang tidak benar atau iseng, bisa langsung terfilter,” ujarnya.

Gus Haris mengakui, selama ini banyak masyarakat memilih menyampaikan keluhan langsung melalui pesan pribadi ke telepon selulernya. Kondisi itu dinilai kurang efektif untuk pengelolaan laporan masyarakat dalam jumlah besar.

“Selama ini masyarakat banyak mengirim WhatsApp langsung ke saya sampai HP saya panas. Semoga hotline ini bisa menjadi solusi,” kata Bupati Haris. (saw)

Website with WhatsApp Message
Follow Official WhatsApp Channel WARTABROMO untuk mendapatkan update terkini berita di sekitar anda. Klik disini.