Usai Antar Istri Piket Malam, Perawat RSUD Waluyo Jati Jadi Korban Begal Bersenjata di Kraksaan

8

Kraksaan (WartaBromo.com) – Aksi kekerasan yang diduga terkait pembegalan kembali menggegerkan Kabupaten Probolinggo.

Seorang perawat RSUD Waluyo Jati Kraksaan menjadi korban pembacokan oleh orang tak dikenal sebelum sepeda motornya dibawa kabur di wilayah Kecamatan Kraksaan.

Peristiwa itu terjadi di Jalan Wahidin Sudirohusodo, Kelurahan Kraksaan Wetan, Kecamatan Kraksaan, Senin (1/6/2026) sekitar pukul 22.00 WIB. Korban diketahui bernama Nugroho, warga Kelurahan Sidomukti, Kecamatan Kraksaan.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, sebelum kejadian korban baru saja mengantar istrinya menjalani tugas piket malam di RSUD Waluyo Jati. Saat melintas seorang diri di lokasi kejadian, korban diduga menjadi sasaran pelaku.

Salah seorang rekan korban yang ditemui di Instalasi Gawat Darurat (IGD) RSUD Waluyo Jati mengungkapkan, serangan terjadi secara tiba-tiba tanpa diduga korban.

“Korban baru saja mengantar istrinya ke rumah sakit. Saat perjalanan pulang, tiba-tiba ada orang yang langsung menyerangnya,” ujar Lukman.

Menurut dia, Nugroho biasanya bepergian bersama anaknya. Namun pada malam kejadian, korban berkendara seorang diri.

Akibat serangan tersebut, korban mengalami luka bacok di bagian kepala dan lengan. Setelah korban terjatuh dan tidak berdaya, pelaku diduga langsung membawa kabur sepeda motor Honda Beat milik korban.

Meski mengalami luka cukup serius, korban masih berusaha mencari pertolongan warga sekitar sebelum akhirnya mendapatkan penanganan medis di rumah sakit.

Peristiwa itu sempat membuat warga sekitar lokasi kejadian geger. Informasi mengenai dugaan pembegalan dengan kekerasan tersebut dengan cepat menyebar di tengah masyarakat.

Petugas Polsek Kraksaan yang menerima informasi langsung mendatangi lokasi kejadian untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP). Sejumlah saksi juga dimintai keterangan guna membantu proses penyelidikan.

“Masih kita telusuri, proses penyelidikan. Begitu korban buat LP (laporan polisi) resmi, baru kita berproses masuk ranah penyelidikan,” kata Kanitreskrim Polsek Kraksaan, IPTU Djuwantoro Setyowardi.

Sementara itu, korban dilaporkan sudah pulang ke rumahnya setelah mendapatkan perawatan intensif akibat luka yang dideritanya.

“Betul yang bersangkutan dan istrinya adalah karyawan kami. Korban sudah pulang, mengingat kondisi bukan termasuk kedaruratan,” Kabid Pelayanan Penunjang RSUD Waluyo Jati, Sugianto.

Hingga Selasa (2/6/2026), polisi masih memburu pelaku dan mendalami motif di balik aksi pembacokan yang berujung pada hilangnya kendaraan korban tersebut.

Aparat kepolisian mengimbau masyarakat yang mengetahui informasi terkait kejadian tersebut agar segera melapor guna mempercepat proses pengungkapan kasus. (aly/saw)

Website with WhatsApp Message
Follow Official WhatsApp Channel WARTABROMO untuk mendapatkan update terkini berita di sekitar anda. Klik disini.