Ratusan Ibu Hamil dan Balita di Gending Belum Nikmati Makan Bergizi Gratis, Gus Haris Minta Penyaluran Dievaluasi

10

Probolinggo (WartaBromo.com) – Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kabupaten Probolinggo masih menyisakan pekerjaan rumah. Pemerintah daerah menemukan sedikitnya 798 penerima prioritas di Kecamatan Gending yang hingga kini belum tersentuh program nasional tersebut.

Temuan itu menjadi perhatian dalam Rapat Koordinasi Mapping Kecamatan dan Potensi Kecamatan SAE yang dipimpin Bupati Probolinggo, Mohammad Haris, di Kantor Bupati Probolinggo, Senin (13/7/2026).

Kelompok yang belum menerima manfaat terdiri atas ibu hamil, ibu menyusui, dan balita. Padahal, mereka merupakan sasaran utama dalam upaya peningkatan gizi masyarakat.

Bupati yang akrab disapa Gus Haris meminta persoalan tersebut segera ditindaklanjuti melalui pembenahan data penerima dan penguatan koordinasi dengan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG).

“Jangan sampai masyarakat yang menjadi prioritas justru belum memperoleh haknya. Data penerima harus segera diperbaiki,” kata Gus Haris.

Menurutnya, ketepatan sasaran menjadi faktor utama keberhasilan Program MBG. Karena itu, pemerintah daerah tidak ingin ada kelompok rentan yang terlewat hanya karena persoalan administrasi atau lemahnya sinkronisasi data.

Ia meminta Sekretaris Daerah selaku Ketua Satgas MBG mempercepat koordinasi lintas sektor agar penyaluran bantuan dapat menjangkau seluruh penerima yang memenuhi kriteria.

Selain memastikan distribusi berjalan tepat sasaran, Pemkab Probolinggo juga mulai mengantisipasi dampak lanjutan dari pelaksanaan program tersebut. Dinas Lingkungan Hidup diminta menyusun langkah pengelolaan limbah makanan agar pelaksanaan MBG tidak memunculkan persoalan baru di lingkungan.

Pembahasan mengenai MBG menjadi salah satu fokus dalam rapat evaluasi pembangunan daerah. Pemerintah Kabupaten Probolinggo menargetkan seluruh data penerima bantuan sosial dan program strategis dapat terintegrasi sehingga setiap kebijakan disusun berdasarkan kondisi riil di lapangan.

Gus Haris menegaskan, keberhasilan Program Makan Bergizi Gratis tidak hanya diukur dari banyaknya paket makanan yang dibagikan, tetapi juga dari sejauh mana bantuan tersebut benar-benar diterima masyarakat yang paling membutuhkan.

“Yang paling penting adalah manfaatnya sampai kepada kelompok yang berhak menerima,” ujarnya. (saw)

Website with WhatsApp Message
Follow Official WhatsApp Channel WARTABROMO untuk mendapatkan update terkini berita di sekitar anda. Klik disini.