Monyet Liar Turun ke Sekolah, Ganggu Aktivitas Belajar hingga Bikin Siswa Berlarian Ketakutan

21

Pasuruan (WartaBromo.com) – Aktivitas belajar di sebuah sekolah MA Tarbiyatus Salafiyah di Jalan Hang Tuah Gang 7, Kelurahan Tambakan, Kecamatan Panggungrejo, Kota Pasuruan, mendadak diwarnai kemunculan seekor monyet liar pada Kamis (4/6/2026). Kehadiran satwa yang diduga berasal dari kawasan hutan mangrove Tambakan itu membuat guru dan siswa waspada.

Monyet tersebut pertama kali terlihat sekitar pukul 07.00 WIB saat kegiatan belajar mengajar dan persiapan ujian sedang berlangsung. Awalnya, satwa itu hanya bergelantungan di pohon yang berada di dekat kantor sekolah.

Nur Khasanah, salah seorang guru di sekolah tersebut, mengatakan kemunculan monyet sebenarnya sudah terjadi sejak beberapa hari terakhir. Namun sebelumnya hewan itu hanya terlihat berada di atas pohon dan belum memasuki area sekolah.

“Kalau kemarin memang sudah ada, tapi hanya di pohon saja. Hari ini turun ke area sekolah,” ujarnya.

Dalam rekaman video yang diterima WartaBromo.com, monyet tersebut terlihat berada di area tangga sekolah. Satwa liar itu tampak mondar-mandir sambil mencari makanan di sekitar lingkungan sekolah. Beberapa siswa yang penasaran bahkan terlihat mendekat dan berusaha mengajaknya bermain.

Meski tidak menunjukkan perilaku agresif, keberadaan monyet liar di lingkungan sekolah membuat pihak guru khawatir. Pasalnya, perilaku satwa liar sulit diprediksi dan berpotensi membahayakan siswa apabila merasa terganggu.

Kekhawatiran itu semakin terasa saat jam pulang sekolah. Kemunculan monyet di area sekolah membuat sejumlah siswa memilih berlarian meninggalkan lokasi karena takut hewan tersebut mendekat.

“Pas siang waktu anak-anak pulang sekolah, mereka banyak yang kabur karena takut,” kata Nur.

Hingga siang hari, monyet itu masih terlihat berkeliaran di sekitar lingkungan sekolah, termasuk bergelantungan di pohon dekat kantor sekolah. Kemunculannya yang tidak menentu membuat pihak sekolah khawatir aktivitas belajar mengajar akan terganggu apabila satwa tersebut kembali datang.

Karena itu, pihak sekolah berencana berkoordinasi dengan instansi terkait untuk menangkap atau mengevakuasi monyet tersebut agar tidak membahayakan siswa maupun guru.

“Kami akan meminta bantuan pihak terkait supaya monyet ini bisa diamankan,” pungkasnya.

Warga dan pihak sekolah menduga monyet tersebut berasal dari kawasan hutan mangrove Tambakan yang lokasinya tidak jauh dari sekolah. Hingga kini, satwa liar itu masih sesekali muncul di sekitar lingkungan sekolah dan membuat warga sekitar waspada.

“Kayanya dari hutan mangrove itu, kan deket dengan sekolah ini,” tuturnya. (don)

Website with WhatsApp Message
Follow Official WhatsApp Channel WARTABROMO untuk mendapatkan update terkini berita di sekitar anda. Klik disini.