Diduga Sopir Mengantuk, Bus Tabrak Truk di Tol Gempol-Pasuruan, Kernet Patah Kedua Kaki

30

Pasuruan (WartaBromo.com) – Kecelakaan beruntun melibatkan sebuah bus, truk boks bermuatan roti, dan truk kontainer terjadi di ruas Tol Gempol-Pasuruan, Jumat (26/6/2026) dini hari. Insiden yang diduga dipicu sopir bus mengantuk itu mengakibatkan seorang kernet mengalami patah tulang pada kedua kakinya.

Peristiwa terjadi sekitar pukul 03.05 WIB di KM 782.800 jalur B Tol Gempol-Pasuruan, saat arus lalu lintas menuju arah Malang masih relatif lengang.

Bus bernomor polisi N 7610 UB yang melaju dari arah Bali menuju Malang diduga kehilangan konsentrasi saat melintas di lajur cepat. Bus yang dikemudikan Very Wahyudi (42), warga Dampit, Kabupaten Malang, kemudian menghantam bagian belakang truk Colt Diesel bermuatan roti bernopol S 9246 UQ yang berada di depannya.

Benturan keras membuat truk terdorong ke kiri hingga menyerempet truk kontainer bernopol L 9710 UD yang melaju di lajur lambat. Akibatnya, truk bermuatan roti terguling di bahu luar jalan tol dan muatannya tumpah hingga menutupi sebagian lajur lambat.

Sementara itu, bus berhenti dalam posisi normal di lajur cepat menghadap ke barat, sedangkan truk kontainer berhenti di bahu luar jalan. Arus lalu lintas sempat mengalami perlambatan selama proses evakuasi kendaraan dan pembersihan material yang berserakan di jalan.

Akibat kecelakaan tersebut, Halid Taufik (20), kernet bus asal Malang, mengalami patah tulang pada kedua kakinya dan langsung dilarikan ke RSUD Bangil untuk mendapatkan perawatan medis.

Selain itu, sopir truk Colt Diesel, Moch Ervanudin (46), warga Jombang, mengalami luka lecet pada lengan kanan. Sementara 52 penumpang bus lainnya bersama pengemudi bus dan sopir truk kontainer dipastikan selamat.

Panit Jatim III Satuan PJR, Ipda Ridho Pramana, mengatakan hasil olah tempat kejadian perkara mengarah pada dugaan pengemudi bus mengantuk sehingga terlambat mengantisipasi kendaraan di depannya.

“Dugaan sementara, pengemudi bus mengalami microsleep atau mengantuk saat berkendara sehingga tidak dapat mengendalikan kendaraannya dan menabrak truk yang berada di depan. Beruntung tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini, namun satu orang mengalami luka berat dan satu lainnya luka ringan,” ujar Ridho.

Kerugian materi akibat kecelakaan tersebut diperkirakan mencapai sekitar Rp50 juta, sementara kerusakan fasilitas jalan tol masih dalam proses pendataan oleh pihak pengelola. (don)

Website with WhatsApp Message
Follow Official WhatsApp Channel WARTABROMO untuk mendapatkan update terkini berita di sekitar anda. Klik disini.