Sukapura (WartaBromo.com) – Peringatan 10 Muharam 1448 Hijriah diperingati dengan cara yang berbeda oleh komunitas driver Jeep Bromo.
Alih-alih hanya menyalurkan santunan, mereka mengajak puluhan anak yatim menikmati keindahan kawasan Gunung Bromo melalui kegiatan bertajuk Dolan Bareng Anak Yatim.
Sejak pagi, wajah-wajah ceria anak-anak menghiasi perjalanan melintasi hamparan lautan pasir Bromo menggunakan jeep.
Petualangan itu berlanjut dengan menikmati sarapan berkonsep breakfast picnic di kawasan Widodaren.
Bersantap di alam terbuka dengan panorama megah Gunung Bromo dan Gunung Batok menjadi pengalaman yang tak terlupakan bagi mereka.
Salah satu peserta, Zaky, warga Kelurahan Jrebeng Kulon, Kecamatan Kedopok, Kota Probolinggo, mengaku sangat bahagia karena untuk pertama kalinya dapat menginjakkan kaki di kawasan wisata Bromo.
“Senang sekali karena baru pertama kali ke Bromo. Pemandangannya sangat indah dan saya senang bisa bermain bersama teman-teman,” tuturnya, Minggu (28/6).
Kebahagiaan serupa juga dirasakan Linda, salah seorang pendamping anak yatim. Menurutnya, kegiatan tersebut menghadirkan pengalaman baru yang penuh kesan bagi anak-anak.
“Ini pengalaman pertama dan sangat berkesan. Bromo indah sekali, apalagi sarapan dengan konsep piknik seperti ini luar biasa. Terima kasih kepada semua yang sudah mengajak anak-anak kami. Mereka sangat bahagia,” ungkapnya.
Koordinator Dolan Bareng Anak Yatim ke-6, Choirul Umam bilang, kegiatan ini sengaja dikemas berbeda dari peringatan Muharram bersama Anak Yatim pada umumnya.
Jika biasanya diisi dengan pemberian santunan dan seremonial saja, kali ini anak-anak diajak menikmati perjalanan wisata agar memperoleh pengalaman yang mungkin belum pernah mereka rasakan sebelumnya.
“Kalau biasanya berupa santunan, kali ini kami ingin mengajak mereka bersenang-senang. Ke Bromo tentu menjadi pengalaman yang luar biasa dan semoga menjadi kenangan indah bagi mereka,” ujarnya.
Umam, sapaan akrabnya juga mengapresiasi seluruh pihak yang telah mendukung terselenggaranya kegiatan tersebut, mulai dari Balai Besar Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (BB TNBTS), komunitas driver Jeep Bromo, para pelaku usaha wisata, hingga para donatur.
“Terima kasih kepada seluruh pihak yang telah mendukung. Tanpa kebersamaan dan kepedulian semua pihak, kegiatan ini tidak akan bisa terlaksana dengan baik,” pungkasnya. (lai/saw)





















