Penemuan Mayat di Sumur Irigasi Gegerkan Warga Kraksaan, Berawal dari Air yang Tersumbat

110

Kraksaan (WartaBromo.com) – Warga Desa Alassumur Kulon, Kecamatan Kraksaan, Kabupaten Probolinggo, digemparkan oleh penemuan sesosok mayat di dalam sumur irigasi kawasan persawahan, Jumat (3/7/2026) pagi.

Jasad yang belum diketahui identitasnya itu ditemukan setelah aliran air dari sumur mendadak tersumbat saat hendak digunakan mengairi lahan pertanian.

Peristiwa tersebut terjadi di Blok Alas Kottah, Dusun Wakaf, RT 08 RW 07. Penemuan mayat pertama kali diketahui sekitar pukul 07.00 WIB oleh seorang pekerja kebun, Sapi’i, ketika hendak menyalakan pompa air untuk mengairi sawah milik warga.

Awalnya, Sapi’i merasa curiga karena air yang biasanya mengalir deras justru tidak keluar. Ia kemudian memeriksa bagian dalam sumur dan dikejutkan dengan pemandangan yang tidak pernah dibayangkannya.

“Kemarin saya sempat menyedot air dari sumur itu. Airnya sudah mengeluarkan bau tidak sedap, tetapi saya tidak tahu penyebabnya. Pagi ini saat dicek karena airnya macet, saya melihat kaki manusia di dalam sumur. Badannya tertutup tumpukan sampah,” ujar Sapi’i.

Temuan tersebut segera dilaporkan kepada warga dan aparat kepolisian. Dalam waktu singkat, lokasi penemuan dipadati masyarakat yang penasaran ingin mengetahui proses penanganan oleh petugas.

Personel Polsek Kraksaan bersama tim gabungan langsung memasang garis polisi dan melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP). Proses evakuasi jasad berlangsung cukup lama karena posisi korban berada di dasar sumur dengan sebagian tubuh tertutup sampah.

Salah seorang warga, Ahmad, mengatakan kondisi jenazah saat ditemukan sudah mengalami pembengkakan sehingga sulit dikenali.

“Saya tidak tahu siapa korbannya. Warga ramai datang karena mendengar ada mayat di dalam sumur. Kondisinya sudah membengkak,” katanya.

Kapolsek Kraksaan, Kompol Masykur, membenarkan adanya penemuan mayat tersebut. Hingga Jumat siang, proses identifikasi dan penyelidikan masih dilakukan untuk mengungkap identitas korban maupun penyebab kematiannya.

“Kami masih melakukan proses evakuasi, olah TKP, dan mengumpulkan keterangan dari para saksi. Identitas korban maupun penyebab kematian masih dalam penyelidikan,” ujar Masykur.

Hingga berita ini diturunkan, polisi belum menyimpulkan apakah kematian korban berkaitan dengan tindak pidana atau sebab lainnya. Jenazah selanjutnya akan menjalani pemeriksaan lebih lanjut sebagai bagian dari proses penyelidikan. (aly/saw)

Website with WhatsApp Message
Follow Official WhatsApp Channel WARTABROMO untuk mendapatkan update terkini berita di sekitar anda. Klik disini.