Sopir Truk Rem Blong di Gempol Meninggal Dunia Usai Dievakuasi, Korban Meninggal Bertambah Jadi Empat

60

Gempol (WartaBromo.com) – Sopir truk tronton bernomor polisi DK 8019 DG yang sempat terjepit di dalam kabin selama lebih dari tiga jam akibat kecelakaan maut di Jalan Nasional Malang–Surabaya, Kecamatan Gempol, Kabupaten Pasuruan, meninggal dunia usai menjalani perawatan di Rumah Sakit Bhayangkara Pusdik Porong, Senin (27/7/2026).

Sebelumnya, proses evakuasi sopir berlangsung cukup dramatis. Berdasarkan pantauan di lokasi kejadian, petugas gabungan membutuhkan waktu lebih dari tiga jam untuk mengeluarkan korban dari kabin truk yang ringsek parah di bagian depan.

Kondisi kendaraan yang hancur setelah menabrak sejumlah kendaraan, beberapa bangunan di tepi jalan, hingga tiang listrik membuat tubuh sopir terjepit dan sulit dievakuasi.

Setelah melalui proses penyelamatan yang cukup rumit, korban akhirnya berhasil dikeluarkan dalam kondisi masih hidup dan langsung dilarikan ke RS Bhayangkara Pusdik Porong untuk mendapatkan penanganan medis.

Namun, tidak lama kemudian, pihak kepolisian menerima informasi bahwa korban meninggal dunia. Kasat Lantas Polres Pasuruan, AKP Jauhar Rizqullah Sumirat, membenarkan kabar tersebut.

“Sampai saat ini masih kita data. Kendaraan berhenti, lalu sopir yang terjepit di dalam tadi proses evakuasi. Informasi terakhir yang bersangkutan meninggal dunia. Ini baru sekitar 10 menit yang lalu,” ujar Jauhar di lokasi kejadian.

Ia menjelaskan, pada titik kedua lokasi kecelakaan awalnya tidak terdapat korban meninggal dunia. Namun, terdapat sejumlah korban luka yang telah dievakuasi ke rumah sakit untuk mendapatkan perawatan.

Dengan meninggalnya sopir truk, jumlah korban jiwa dalam kecelakaan tersebut kini menjadi empat orang. Selain itu, enam korban lainnya masih menjalani perawatan di rumah sakit akibat luka berat maupun luka ringan.

“Jadi kurang lebih yang meninggal dunia ada sekitar 4 orang, dan ada 6 orang yang masih dilarikan ke rumah sakit karena baik luka berat maupun luka ringan,” jelasnya.

Hingga berita ini diturunkan, Satlantas Polres Pasuruan masih melakukan pendataan terhadap para korban serta penyelidikan lebih lanjut. (Fir)

Website with WhatsApp Message
Follow Official WhatsApp Channel WARTABROMO untuk mendapatkan update terkini berita di sekitar anda. Klik disini.