Pasuruan (WartaBromo.com) – Turnamen Mobile Legends Piala Kapolres Pasuruan Kota menjadi ajang adu strategi sekaligus ruang untuk menjaring bibit atlet esports baru. Sebanyak 40 tim dari sejumlah daerah di Jawa Timur ambil bagian dalam kompetisi yang digelar di Cafe Cesa, Desa Tambakrejo, Kecamatan Kraton, Kabupaten Pasuruan, Sabtu (5/9/2026) pagi.
Sekitar 200 peserta mengikuti turnamen tersebut. Selain tim asal Pasuruan, peserta juga datang dari luar daerah, di antaranya Probolinggo, Mojokerto hingga Sidoarjo.
Sejak pertandingan dimulai, para pemain tampak serius menunjukkan kemampuan terbaiknya. Strategi, kekompakan tim, hingga kecepatan membaca permainan lawan menjadi modal penting untuk bisa bertahan dalam kompetisi.
Salah satu peserta, Aiden (19), dari tim Hilang Arah asal Probolinggo, mengatakan dirinya tertarik mengikuti turnamen tersebut karena menjadi kesempatan untuk mengukur kemampuan sekaligus melihat potensi pemain dari berbagai daerah.
“Yang menarik dari turnamen seperti ini bisa melihat bibit-bibit baru dari berbagai daerah. Jadi bukan hanya soal menang atau kalah, tapi juga mencari pemain yang punya potensi,” ujar Aiden.
Menurutnya, timnya juga melakukan persiapan khusus untuk menghadapi kompetisi. Salah satu tantangan yang harus dihadapi adalah membaca strategi setiap lawan yang memiliki pola permainan berbeda.
“Persiapannya tentu ada. Kami menyiapkan strategi dan berusaha membaca permainan lawan. Tantangannya bagaimana memahami strategi tim lain,” katanya.
Turnamen tersebut menggunakan sistem gugur. Setiap tim harus mampu melewati pertandingan demi pertandingan untuk melaju ke babak berikutnya. Empat tim terbaik nantinya berhak melanjutkan perjuangan ke babak final.
Selain menjadi wadah unjuk kemampuan, kompetisi ini juga memperebutkan total hadiah sebesar Rp10 juta.
Kapolres Pasuruan Kota AKBP Arief Ardiansyah Prasetyo mengatakan, Polri mendukung kegiatan esports karena dapat menjadi wadah bagi generasi muda untuk menyalurkan bakat dan meraih prestasi melalui kegiatan yang positif.
“Ini bisa menjadi wadah bagi anak muda untuk menyalurkan bakatnya, prestasinya, dan menjadi kegiatan yang positif sehingga tidak melaksanakan kegiatan yang negatif,” kata Arief.
Ia berharap, dari berbagai kompetisi esports yang digelar, nantinya muncul atlet-atlet esports potensial dari Pasuruan dan wilayah sekitarnya.
“Harapan saya, pemuda-pemuda di wilayah Pasuruan ini bisa berprestasi dengan e-sports ini dan nanti semoga bisa tumbuh atlet-atlet e-sports dari wilayah Pasuruan dan sekitarnya,” ujarnya.
Ia juga mengajak para pemuda untuk ikut menjaga keamanan dan kesejukan di wilayah Pasuruan Kota. (don)






















