Kebakaran Makin Meluas, TNBTS Tutup Total Wisata Gunung Bromo Semua Jalur Mulai Malam Ini

14

Malang (WartaBromo.com) – Balai Besar Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (BB TNBTS) memutuskan menutup seluruh akses kawasan wisata Gunung Bromo mulai Sabtu (8/8/2026) pukul 22.00 WIB.

Keputusan tersebut diambil menyusul kebakaran hutan yang semakin meluas di kawasan Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (TNBTS). Sebelumnya, BB TNBTS hanya menutup sejumlah akses wisata dari arah Malang dan Lumajang.

Dalam pengumuman bernomor PG.18/T.8/BIDTEK/HMS.01.07/B/08/2026 yang dikeluarkan di Malang pada 8 Agustus 2026, BB TNBTS menyatakan seluruh pintu masuk wisata ditutup untuk mendukung upaya pemadaman sekaligus memastikan keamanan dan keselamatan pengunjung.

Penutupan tersebut mencakup lima pintu masuk, yakni:

  • Cemoro Lawang, Kabupaten Probolinggo;
  • Wonokitri, Kabupaten Pasuruan;
  • Jemplang, Kabupaten Malang;
  • Coban Trisula, Kabupaten Malang; dan
  • Senduro, Kabupaten Lumajang.

Penutupan mulai berlaku Sabtu, 8 Agustus 2026 pukul 22.00 WIB hingga batas waktu yang belum ditentukan.

Sebelumnya, wisatawan masih diperbolehkan masuk melalui Cemoro Lawang dan Wonokitri dengan pembatasan hanya sampai kawasan Lautan Pasir. Namun, pengunjung tidak diperkenankan menuju kawasan Savana.

BB TNBTS menyebut penutupan total dilakukan dalam rangka efektivitas upaya pemadaman kebakaran serta memperhatikan keamanan dan keselamatan pengunjung.

Tiket Bisa Reschedule atau Refund

Bagi wisatawan yang telah membeli tiket masuk melalui aplikasi booking online namun terdampak penutupan, BB TNBTS memberikan kesempatan untuk melakukan penjadwalan ulang (reschedule) atau pengembalian uang (refund).

Pengunjung diminta melengkapi formulir yang telah disediakan melalui aplikasi booking online TNBTS.

BB TNBTS juga mengimbau masyarakat, wisatawan, dan pelaku jasa wisata agar tidak melakukan aktivitas di kawasan TNBTS selama masa penutupan.

Masyarakat juga diminta meningkatkan kewaspadaan dan menjaga kawasan TNBTS dari potensi kebakaran, khususnya dengan memperhatikan penggunaan api demi keselamatan, keamanan, dan kenyamanan bersama.

Kebakaran kawasan Bromo sendiri mulai terjadi pada Senin (3/8/2026) sore. Hingga beberapa hari kemudian, penanganan masih dilakukan tim gabungan karena sejumlah titik api berada di medan terjal dan sulit dijangkau. BNPB sebelumnya melaporkan area terdampak kebakaran telah mencapai sekitar 120 hektare hingga Jumat (7/8/2026).

Dengan penutupan total ini, untuk sementara tidak ada akses kunjungan wisatawan ke kawasan Gunung Bromo mulai Sabtu malam hingga batas waktu yang belum ditentukan. (red)

Website with WhatsApp Message
Follow Official WhatsApp Channel WARTABROMO untuk mendapatkan update terkini berita di sekitar anda. Klik disini.