Dari Tanam Paksa Pabrik Gula hingga Legenda Sungai Welang, Ini Jawara Pasuruan Carnival 2026

25

Bangil (WartaBromo.com) – Pasuruan Carnival 2026 dalam rangka Hari Jadi ke-1097 Kabupaten Pasuruan telah rampung digelar. Sejumlah kontingen berhasil meraih penghargaan berdasarkan penilaian dewan juri terhadap penampilan, kreativitas, budaya hingga kekuatan cerita yang ditampilkan.

Berdasarkan daftar pemenang yang diumumkan panitia, Kecamatan Winongan keluar sebagai Juara 1 Pasuruan Carnival 2026 dengan tema “Tanam Paksa Pabrik Gula”.

Sementara Kecamatan Kraton menempati posisi Juara 2 dengan tema “Legenda Sungai Welang”. Sedangkan Kecamatan Lekok meraih Juara 3 melalui tema “Surya Lekok dari Luka Menjadi Mahardika”.

Selain tiga juara utama, panitia juga memberikan sejumlah penghargaan khusus kepada kontingen yang dinilai memiliki keunggulan pada kategori tertentu.

Berikut daftar penghargaan khusus Pasuruan Carnival 2026:

  • The Best Hero Custom: Desa Raci
  • The Best Culture Perform: Kecamatan Tosari
  • The Best Signature Landmark: Kecamatan Pandaan
  • The Best Narrative & Story: Kecamatan Tutur
  • The Best Music Arrangement: Kelurahan Kalianyar
  • The Most Disciplined Defile: Kecamatan Purwodadi

Pasuruan Carnival 2026 diikuti puluhan kontingen dari berbagai wilayah Kabupaten Pasuruan. Penampilan peserta mengangkat beragam potensi daerah, mulai dari seni, budaya, sejarah, pariwisata hingga ekonomi kreatif.

Karnaval yang digelar di kawasan Bangil pada Minggu (20/9/2026) tersebut juga menjadi bagian dari rangkaian peringatan Hari Jadi ke-1097 Kabupaten Pasuruan.

Berbeda dengan sejumlah karnaval yang kerap identik dengan penggunaan truk sound system berukuran besar, Pasuruan Carnival kali ini lebih menonjolkan kostum, tarian, aksi teatrikal, musik dan cerita lokal. Sejumlah pengeras suara peserta juga menggunakan kendaraan pikap.

Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Pasuruan Agus Hari Wibawa sebelumnya menyebut terdapat 39 kontingen yang mengikuti kegiatan, terdiri dari perwakilan 24 kecamatan, 11 kelurahan dan 4 desa di Kecamatan Bangil.

Masing-masing peserta diberi ruang untuk menunjukkan identitas dan potensi wilayahnya melalui konsep pertunjukan yang telah dipersiapkan.

Bupati Pasuruan Rusdi Sutejo juga mengapresiasi kreativitas para peserta. Ia mendorong budaya menjadi identitas daerah, sementara kreativitas dan teknologi digunakan untuk memperkenalkan potensi Kabupaten Pasuruan lebih luas.

Dengan diumumkannya para pemenang, rangkaian Pasuruan Carnival 2026 sekaligus menjadi catatan bahwa perayaan budaya daerah dapat dikemas melalui cerita, kostum, seni pertunjukan dan kreativitas masyarakat, tanpa harus bertumpu pada kemeriahan suara semata. (red)

Website with WhatsApp Message
Follow Official WhatsApp Channel WARTABROMO untuk mendapatkan update terkini berita di sekitar anda. Klik disini.