Hujat Ketua PCNU soal Sound Horeg di Medsos, Pemuda Kraton Minta Maaf dan Diingatkan Salat

30

Pasuruan (WartaBromo.com) – Sebuah komentar hinaan di media sosial Facebook berujung pada pertemuan seorang warga dengan Ketua Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Pasuruan, KH Imron Mutamakkin atau akrab disapa Gus Ipong.

Warga yang diketahui beriniasal R itu menjadi perhatian keluarga Pondok Besuk, Kecamatan Kejayan, setelah menuliskan komentar dalam sebuah unggahan di media sosial Facebook.

Salah seorang warga, mengatakan komentar tersebut kemudian diketahui pihak keluarga. Mereka lalu mencari keberadaan pemilik akun yang diketahui tinggal di wilayah Kecamatan Kraton pada Kamis (24/9/2026) kemarin.

“Setelah diketahui orangnya ada di Kraton, kemudian diajak bertemu Kiai Mutammakin di kediamannya,” ujar Erik, salah seorang warga yang hadir dalam pertemuan itu, Jumat (25/9/2026).

Dalam pertemuan tersebut, R menyampaikan permintaan maaf atas komentar yang ditulisnya di Facebook. Ia juga mendapat edukasi dan nasihat dari Gus Ipong agar lebih berhati-hati dalam menggunakan media sosial.

Menurut Erik, pertemuan tersebut akhirnya berlangsung secara kekeluargaan. Rozin juga mendapatkan sarung dan baju takwa dari Gus Ipong.

“Beliau, kiai juga memberikan sarung dan baju takwa, sekaligus mengingatkan agar selalu menjalankan ibadah salat dan tidak lupa dengan kewajibannya,” kata Erik.

Persoalan yang bermula dari sebuah komentar di media sosial itu pun akhirnya diselesaikan melalui pertemuan dan nasihat secara langsung.

Sebelumnya, Gus Ipong juga sempat menyampaikan pernyataan mengenai fenomena sound horeg dan sound carnival di Kabupaten Pasuruan.

Ketua PCNU Kabupaten Pasuruan tersebut mendesak Bupati Pasuruan segera bersikap tegas menyikapi maraknya kegiatan sound horeg dan sound carnival.

Ia menilai persoalan tersebut perlu mendapat perhatian serius karena berpotensi menimbulkan berbagai mudhorot, mulai dari peredaran minuman keras hingga aktivitas lain yang dinilai dapat berdampak terhadap moral dan ketertiban masyarakat.

Gus Ipong berharap pemerintah daerah segera mengambil sikap melalui regulasi yang jelas agar persoalan tersebut tidak berlarut-larut. (don)

Website with WhatsApp Message
Follow Official WhatsApp Channel WARTABROMO untuk mendapatkan update terkini berita di sekitar anda. Klik disini.