Prigen (WartaBromo.com) – Hilangnya Moch Ilham Ashari, pelajar asal Dusun Dayu, Desa Dayurejo, Kecamatan Prigen, Kabupaten Pasuruan, mulai menemukan titik terang setelah keluarga menemukan sepeda motor milik korban berada di tangan seseorang.
Informasi yang didapatkan wartabromo.com, Sebelumnya, Ilham diketahui tidak pulang ke rumah. Keluarga kemudian melakukan pencarian dan menduga sepeda motor milik Ilham telah digadaikan. Tak hanya itu, salah seorang teman korban juga menerima WhatsApp dari HP milik Ilham yang mengabarkan jika dirinya tidak bisa pulang karena sedang terkena masalah.
Ayah korban, Nasib, awalnya menduga anaknya pergi karena sepeda motornya digadaikan. Keluarga bahkan sempat memperkirakan motor tersebut digadaikan di wilayah Sukorejo atau sekitar Candi Binangun.
Namun, saat keluarga melakukan pencarian, mereka tiba-tiba melihat sebuah sepeda motor yang diyakini milik Ilham melintas.
Keluarga kemudian mengejar dan mencari tahu keberadaan motor tersebut. Dari penelusuran itu, diketahui sepeda motor tersebut berada di tangan seseorang yang mengaku mendapatkannya melalui transaksi gadai dari Wahyudi.
Wahyudi diketahui masih memiliki hubungan kerabat dengan Ilham dan rumahnya juga berdekatan dengan rumah korban.
Temuan tersebut membuat kecurigaan keluarga mengarah kepada Wahyudi. Keluarga kemudian meminta Wahyudi membantu menunjukkan keberadaan Ilham.
Menurut Kepala Desa Dayurejo, Wahono, Wahyudi sebelumnya juga sempat ikut dalam pencarian Ilham bersama keluarga.
“Pelaku juga ikut pura-pura mencari, ngasih rokok dan sebagainya,” ujar Wahono.
Keluarga kemudian meminta Wahyudi menunjukkan lokasi terakhir Ilham. Dalam proses tersebut, Wahyudi disebut membawa keluarga ke suatu wilayah di sekitar Kejayan.
“Saya diajak ke daerah Kejayan, sekitar masjid Kejayan sana. Katanya Ilham disuruh turun lalu ditinggal, pura-pura disuruh mengambil kresek,” tutur Wahono.
Karena keterangan tersebut dinilai belum memberikan kepastian mengenai keberadaan Ilham, keluarga akhirnya membawa Wahyudi ke Polsek Prigen untuk ditangani kepolisian.
Kasus tersebut kemudian berkembang setelah Wahyudi dibawa ke Polres Pasuruan untuk menjalani pemeriksaan. Dari pemeriksaan polisi, akhirnya diperoleh petunjuk mengenai keberadaan Ilham.
Polisi kemudian melakukan pencarian hingga korban ditemukan di wilayah Tonggowa, Desa Jatiarjo, Kecamatan Prigen, pada Jumat (2/10/2026) malam dalam kondisi meninggal dunia.
Jenazah Ilham selanjutnya dibawa ke RS Bhayangkara Porong untuk menjalani autopsi.
Sementara itu, Wahyudi masih menjalani pemeriksaan kepolisian. Motif serta kronologi dugaan pembunuhan terhadap Ilham masih didalami penyidik. (red)





















