Wakapolres Probolinggo Ungkap Penyebab Blokade Pantura oleh Massa Madas

27

Probolinggo (WartaBromo.com) – Kesalahpahaman terkait penanganan dugaan kasus rokok ilegal berujung pada pemblokiran jalur Pantura di depan Mapolres Probolinggo, Rabu (28/10/2026) malam.

Aksi puluhan orang yang mengatasnamakan Madas Sedarah itu sempat melumpuhkan arus kendaraan sebelum berakhir setelah dilakukan audiensi dengan kepolisian.

Massa datang ke Mapolres Probolinggo untuk meminta penjelasan terkait dua orang yang mereka duga telah ditangkap polisi.

Mereka kemudian memarkirkan kendaraan roda dua dan roda empat di tengah jalan hingga akses lalu lintas di depan markas kepolisian tersebut terhambat.

Wakapolres Probolinggo Kompol Yanuar Rizal Ardianto mengatakan, situasi bermula dari miskomunikasi antara perwakilan Madas Sedarah dan pihak kepolisian.

Persoalan itu kemudian dibahas melalui pertemuan bersama pimpinan kelompok tersebut.

“Persoalannya berawal dari miskomunikasi. Kami sudah memberikan penjelasan melalui audiensi dengan Panglima dan Ketua Madas,” kata Yanuar.

Menurut dia, pertemuan tersebut bertujuan meluruskan informasi mengenai dugaan penangkapan yang menjadi pemicu kedatangan massa.

Ia menegaskan, tidak ada proses penangkapan di Mapolres Probolinggo pada malam ini.

Yanuar menjelaskan, dua orang yang menjadi pokok persoalan telah dijemput oleh rekan-rekan Madas Sedarah setelah komunikasi dilakukan.

“Dua orang yang dipersoalkan sudah dijemput oleh rekan-rekan Madas,” ujarnya.

Meski demikian, keterangan tersebut merujuk pada penjelasan Wakapolres mengenai situasi malam ini.

Detail perkara yang berkaitan dengan dugaan rokok ilegal belum dijelaskan secara terperinci dalam keterangan tersebut.

Setelah audiensi selesai, massa membubarkan diri. Kepolisian menyatakan situasi di sekitar Mapolres Probolinggo kembali kondusif.

Sebelum aksi berakhir, penutupan jalan membuat arus lalu lintas di jalur Pantura Surabaya–Situbondo, tepatnya di depan Mapolres Probolinggo, sempat terhenti.

Blokade dilakukan dengan menempatkan kendaraan roda dua dan roda empat di tengah jalan. Kondisi itu mengganggu perjalanan pengguna jalan yang melintas di kawasan Pajarakan, Kabupaten Probolinggo.

Jalur Pantura merupakan akses penting bagi mobilitas masyarakat dan distribusi barang antardaerah. Karena itu, penutupan jalan berdampak langsung terhadap kelancaran perjalanan warga. (saw)

Website with WhatsApp Message
Follow Official WhatsApp Channel WARTABROMO untuk mendapatkan update terkini berita di sekitar anda. Klik disini.