Pasuruan (WartaBromo.com) – Wali Kota Pasuruan, Adi Wibowo, menyoroti dua masalah utama yang kerap dikeluhkan masyarakat, yakni parkir dan air bersih, dalam rapat dinas yang digelar pada Senin (3/3/25) di Ruang UNSUR 1.
Kedua isu ini dianggap sangat krusial karena berdampak langsung pada kenyamanan warga sehari-hari. Adi Wibowo menegaskan bahwa penanganan kedua masalah ini akan menjadi prioritas utama dalam program kerja tahun 2025.
“Parkir yang semrawut dan distribusi air bersih yang belum merata merupakan masalah yang banyak dikeluhkan melalui media sosial, dan kami berkomitmen untuk menyelesaikannya dengan segera,” ujar Adi Wibowo.
Menurutnya, pemerintah daerah akan mempercepat langkah untuk menata parkir yang lebih baik dan memastikan akses air bersih yang merata, terutama di wilayah yang selama ini terdampak kekurangan air.
Selain itu, Wali Kota juga menyoroti pentingnya memperkuat sinergitas antar-Organisasi Perangkat Daerah (OPD) untuk mencapai visi dan misi pembangunan Kota Pasuruan. Dalam rapat yang dihadiri oleh seluruh kepala perangkat daerah ini, Adi Wibowo menekankan bahwa visi pelayanan publik yang responsif dan berkualitas harus terwujud melalui koordinasi yang baik antara OPD.
Rapat dinas ini juga membahas sejumlah tantangan internal, seperti kekosongan sumber daya manusia (SDM) di beberapa OPD yang berakibat pada penurunan kinerja.
“Beberapa posisi strategis, seperti sekretaris dan kepala bidang, masih kosong, sehingga berdampak pada performa perangkat daerah. Hal ini menjadi salah satu kendala yang harus segera kita atasi,” tambahnya.
Penyegaran struktur organisasi menjadi langkah yang akan dilakukan untuk meningkatkan kinerja pemerintahan ke depannya.
Adi Wibowo juga menekankan bahwa setiap OPD harus mampu menerjemahkan pohon kinerja (Pokin) dalam Sistem Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah (SAKIP) dengan baik.
Masih ada beberapa perangkat daerah yang belum optimal dalam menyusun pohon kinerja, yang seharusnya menjadi bagian penting dalam perencanaan pembangunan melalui Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD).
Di bidang pendidikan dan kesehatan, Wali Kota juga menekankan pentingnya peningkatan kualitas layanan.
“Pendidikan dan kesehatan yang berkualitas adalah fondasi utama pembangunan. Kami berkomitmen mengembangkan layanan kesehatan yang inklusif, terjangkau, dan berkualitas tinggi agar dapat diakses oleh semua lapisan masyarakat,” tegasnya.
Rapat ini dihadiri oleh seluruh kepala perangkat daerah di lingkungan Pemerintah Kota Pasuruan. Diharapkan, hasil dari pertemuan ini dapat menjadi dasar dalam penyusunan program kerja yang lebih terarah dan berdampak langsung bagi masyarakat.. (red)



















