Modal Pipa Paralon Bekas, Begini Cara Menanam Selada Hidroponik yang Anti Ribet

24

Pasuruan (WartaBromo.com) – Menanam sayuran sendiri kini semakin diminati, terutama di tengah keterbatasan lahan. Salah satu metode yang banyak digunakan adalah hidroponik dengan pipa paralon bekas.

Selada menjadi salah satu tanaman yang paling cocok dibudidayakan dengan sistem ini. Pertumbuhannya cepat dan perawatannya relatif mudah, bahkan untuk pemula sekalipun.

Berikut panduan lengkap cara menanam selada hidroponik menggunakan pipa yang bisa Bolo coba di rumah:

Alat dan Bahan yang Perlu Disiapkan

Sebelum mulai, pastikan semua perlengkapan sudah tersedia, antara lain:

  • Pipa PVC/paralon ukuran 2–3 inci, bisa juga menggunakan pipa bekas yang tidak digunakan.
  • Penutup pipa.
  • Rangka penyangga.
  • Pompa akuarium.
  • Netpot.
  • Rockwool (media tanam).
  • Nutrisi AB Mix.

Langkah-Langkah Menanam Selada Hidroponik

1. Membuat Instalasi Pipa

Langkah pertama adalah menyiapkan instalasi hidroponik. Lubangi pipa menggunakan bor atau hole saw dengan jarak antar lubang sekitar 20 cm.

Setelah itu, pasang pipa pada rangka penyangga dengan posisi sedikit miring. Kemiringan ini penting terutama untuk sistem NFT agar air nutrisi bisa mengalir lancar dari ujung ke ujung.

2. Penyemaian Benih

Benih selada disemai menggunakan media rockwool yang telah dibasahi. Simpan di tempat yang teduh hingga benih berkecambah.

Bibit bisa dipindahkan ke netpot setelah muncul sekitar 3–4 helai daun. Pastikan akar sudah cukup kuat agar tidak mudah rusak saat dipindah.

3. Pemberian Nutrisi dan Air

Setelah bibit dipindahkan ke instalasi pipa, jalankan pompa untuk mengalirkan larutan nutrisi AB Mix.

Pastikan akar tanaman menyentuh atau terendam sebagian dalam air nutrisi. Ini penting karena akar akan menyerap semua kebutuhan makanan dari larutan tersebut.

4. Perawatan Rutin

Perawatan menjadi kunci keberhasilan hidroponik. Bolo perlu rutin mengecek kondisi air, terutama:

  • pH air (ideal sekitar 5,5–6,5)
  • PPM nutrisi (sekitar 800–1200 PPM untuk selada)

Selain itu, pastikan tanaman mendapatkan sinar matahari yang cukup agar proses fotosintesis berjalan maksimal.

Sebagai informasi, budidaya selada menggunakan pipa PVC atau paralon umumnya menerapkan dua sistem populer, yaitu NFT (Nutrient Film Technique) dan DFT (Deep Flow Technique).

Keduanya menggunakan larutan nutrisi AB Mix yang dialirkan atau digenangi di dalam pipa sebagai sumber makanan utama tanaman.

Agar pertumbuhan optimal, jarak antar lubang tanam ideal dibuat sekitar 20 cm. Jarak ini memberi ruang cukup bagi daun selada untuk berkembang tanpa saling berebut nutrisi. (jun)

Website with WhatsApp Message
Follow Official WhatsApp Channel WARTABROMO untuk mendapatkan update terkini berita di sekitar anda. Klik disini.